Serba Serbi Minggu Pertama Eastern Europe DPC Playoff

by Zili

Pertandingan playoff di Eastern Europe sudah berjalan 3 hari. Tim-tim yang tadinya tidak dijagokan, terlihat malah menjadi tim tim yang menduduki upper-bracket. Tim BetBoom adalah contoh nyata dari semua hal dapat terjadi di Dota 2, alias tidak ada yang mustahil dalam Dota 2.  Mantan roster Winstrike Team ini baru saja promosi ke divisi 1 dan mereka langsung melabas tim-tim top dari region Eastern Europe seperti Team Spirit dan Natus Vincere dengan hasil akhir yang sangat meyakinkan.

eeu-2_50d49.jpg

4 match di paruh pertama playoff mempertemukan Team Spirit vs BetBoom Team, HellRaisers vs Natus Vincere, Outsiders melawan CIS Rejects, dan juga PuckChamp melawan MindGames. Berikut adalah beberapa top 3 pilihan match terseru yang kita highlight selama DPC EEU Playoff 2022 :

1. Team Spirit vs BetBoom Team

Hasil mengejutkan datang dari match pertama di Eastern Europe playoff, tim yang baru saja promosi ke divisi 1 DPC EEU dengan mengejutkan menghancurkan juara The International 10 yaitu Team Spirit. Roster dari BetBoom Team adalah Nikita “Daxax” Kuzmin, Denis “Larl” Sigitov, Evgeniy “Noticed” Ignatenko, Maksim “Forcemajor” Meretskii, dann legenda support 5 Akbar “SoNNeikO” Butaev. Sedangkann Team Spirit masih mengandalkan roster yang sama pada saat gelaran The International 2020 yaitu Illya "Yatoro" Mulyarchuk, Alexander "TORONTOTOKYO" Khertek, Magomed "Collapse" Khalilov, Miroslaw "Mira" Kolpakov dan Yaroslav "Miposhka" Naidenov.

Di game pertama, Team Spirit menggunakan Chaos Knight dan Storm Spirit sebagai tenaga utama nya melawan carry Nature Prophet, offlane Barathrum dan mid Snapfire yang digunakan oleh BetBoom Team. BetBoom Team sendiri sempat mendominasi jalannya pertandingan di early-game sampai dengan mid-game. Sampai akhirnya di midgame, BetBoom Team melakukan kesalahan dan membuka chance untuk Team Spirit untuk membalikan keadaan. Akan tetapi combo Faceless Void dan mid Snapfire meruntuhkan harapan TeamSpirit untuk mencuri game pertama ini.

BACA JUGA: Top 5 Hero Dota 2 Untuk GC Push MMR !

Di game kedua Team Spirit mampu melawan balik BetBoom dengan cukup mudah yaitu dengan hanya 35 menit. Di match kali ini Team Spirit lagi lagi menggunakan Storm Spirit sebagai tumpuan utamanya. Match pun berjalan dengan banyak kesalahan yang dilakukan oleh BetBoom dan akhirnya point kemenangan bisa diambil oleh Team Spirit.

Di game ketiga pertandingan yang dimainkan keduanya cukup berimbang. Di early-game dan mid-game keduanya saling melakukan pick off satu sama lain. Tetapi keuntungan draft dipegang oleh BetBoom Team. Mereka mempunyai Terrorblade di rosternya, hal itu membuat late-game mereka sangat strong dan akhirnya dengan sangat mengejutkan mereka memenangkan game melawan juara The International 10 yaitu Team Spirit.

2. Outsiders (Virtus Pro) vs CIS Rejects

Pertandingan kedua yang layak kamu saksikan ulang adalah Outsiders vs CIS Rejects. Roster Outsiders sendiri adalah roster yang sama dengan Virtus Pro. Pergantian nama di kubu Virtus Pro ini berdasarkan peraturan yang dibuat oleh Valve untuk tidak membawa atribut dari negaranya (Rusia) yang sedang menginvasi Ukraina kedalam game. Roster dari Outsiders adalah Ivan “Pure” Moskalenko, Danil “gpk” Skutin, Dmitry “DM” Dorokhin, Daniyal “yamich” Lazebnyy dan Egor “Xakoda” Lipartiia. Sedangkan di tim CIS Reject terdapat nama nama yang sempat beken di kancah skena kompetitif Dota 2 dunia, antara lain Roman “RAMZES666” Kushnarev, Gleb “depressed kid” Zyryanov, Matvey “Miero” Vasyunin, Vladimir “RodjEr” Nikogosian, dan Artsiom “fng” Barshak.

Game pertama CIS Rejects melakukan surprise pick dengan memilih Nature Prophet sebagai carry nya. Nature Prophet disini digunakan karena mobilitas yang tinggi akibat talent level 25 yaitu no cooldown teleport. Pertandingan ini dinilai sangat seru karena banyak cluth-play yang dilakukan oleh kedua belah tim. Nature Prophet pun dinilai menjadi kunci dari menangnya CIS Rejects di match kali ini.

Game kedua, CIS Rejects masih menggunakan Nature Prophet untuk menjadi carrynya. Karena belajar dari game pertama, Outsiders pun dengan mudah mengcounter Nature Prophet dari Roman “RAMZES666” Kushnarev. Match ini dengan mudah dimenangkan oleh Outsiders dengan durasi match 34 menit saja.

Game ketiga Outsider membuka pertandingan di early-game dengan sangat baik. Danil “gpk” Skutinn bisa dibilang menjadi MVP Match pada pertandingan kali ini. Ember Spiritnya dengan garangnya menumbangkan backline dari CIS Rejects dengan mudah. Oleh karena itu game ketiga pun diambil oleh Outsider dengan skor akhir 29-11.

3. PuckChamp vs Mind Games

Kedua tim ini sebenarnya tidak dijagokan dalam EEU Playoff saat ini, tetapi ada hal unik yang terjadi pada saat keduanya bertemu di paruh pertama EEU playoff hari kamis kemarin. Roster dari Mind Games yaitu Timur “Dinozavrik” Mavrin, Aliaksei “Ainkard” Dziveyeuski, Uladzislau “Petushara” Kazlouski, Danil “Bignum” Shekhovtsov dan Semion “CemaTheSlayer” Krivulya. Sedangkan dari sisi PuckChamp diisi oleh, Alexandr “krylat” Krylatov, Nikita “young G” Bochko, Abdimalik “malik” Sailau, Genadiy “Astral” Motuz, Andrey “Dukalis” Kuropatkin.

Game pertama sangat didominasi oleh PuckChamp. Hal itu terjadi karena pick Enchantress yang dengan mudah menginvasi jungle milik Mind Games. Terlihat Mind Games sangat kesulitan dalam mengekseskusi jalannya pertandingan. Mind Games dengan draftnya hanya dapat menahan gempuran dari PuckChamp. Akhirnya PuckChamp dengan mudah dapat memenangkan game pertama dengan skor 24-4 hanya dalam waktu 27 menit saja.

Game kedua Mind Games sangat berbenah dengan draftnya. Dengan draft yang lebih baik ini Mind Games memainkan early game dan midgame dengan baik. Tapi karena ada satu kesalahan, PuckChamp memiliki chance untuk memenangkann game. Tapi hal itu sirna dengan draft yang lebih solid dari Mind Games. Akhirnya game kedua dimenangkan oleh Mind Games dengan skor akhir 30-15 dengan durasi match 41 menit.

Game ketiga adalah game yang paling menarik. Draft pick di game ini dinilai seimbang dari kedua tim. PuckChamp menggunakan Storm dan Tiny sebagai tumpuan utamanya sedangkan Mind Games menggunakan Puck dan Bloodseeker. Seiring berjalannya game, kedua tim saling melakukan pick off satu sama lain. Game ini menjadi sangat seru dengan berjalannya waktu. Skor akhir dari game ini adah 42-50 dengan durasi game yang sangat lama yaitu 1 jam 26 menit, Wow!

eeu-3_04db8.jpg

Kirakira ada kejutan apalagi ya di EEU playoff esok hari? Apakah akan ada tim kuda hitam selain BetBoom Team?

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:
 
 
LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!