Sempat Alami Error di Grand Final, Skitter dan 33 Beri Klarifikasi!

by Zili

Bersamaan dengan momen Janne "Gorgc'' Stefanovski yang melakukan casting untuk Open Qualifiers Dota Pro Circuit (WEU DPC), tiba-tiba livestream tersebut menghadirkan Oliver "skiter" Lepko & Neta “33” Shapira. Mereka bertiga tentu lebih banyak berbicara tentang open qualifier itu sendiri, disela sela tersebut duo peraih TI11 ini juga membeberkan kisah menarik yang terjadi selama Grand Final The International 2022.

Bug tersebut terjadi selama pertandingan kedua di Grand Final TI11 antara Tundra Esports dan Team Secret, karena kapten Tundra Wu "Sneyking" Jingjun tidak dapat menggunakan kurirnya selama beberapa menit. Meskipun kurir itu sendiri dapat digunakan, Sneyking tidak dapat mengirimkan barangnya ke kurir. Namun, masalah itu diselesaikan dengan cepat oleh pihak crew penyelenggara.

Namun, masalah bug tersebut hampir menimbulkan pertikaian antar anggota Tundra Esports menurut duo tersebut.

“We literally paused for 15 minutes because Sneyking couldn’t move his courier out of the base to fix the bug. We were like “Sney, please!” because we had this issue in the past and it’s an easy fix. There’s a spot in the base [fountain], a magic spot where you cannot put items into your courier. So what you need to do is to move the courier out of the fountain and back into the shop/item stash range to fix the issue.” Sebut Skitter pada saat menjelaskan permasalahan tersebut.

Bug di Dota 2 memang masih sangat sering terjadi dikarenakan kurangnya perhatian sang developer untuk memperbaiki bug-bug tersebut. Baru di tahun 2022 ini, developer Dota 2 membuatkan satu wadah kusus untuk melaporkan bug yang terjadi didalam game. Sebelumnya, para pemain Dota 2 terpaksa harus menunggu lama untuk sekadar memperbaiki bug yang ada.

BACA JUGA: Terkuak! Ini Alasan InYourdreaM Keluar Nigma Galaxy SEA!

Kali ini cukup unik dikarenakan bug terjadi ditengah-tengah grand final turnamen terbesar Dota 2 yaitu The International 11 kemarin yang mempertemukan dua tim terkuat Eropa Barat yaitu Tundra Esports dan juga Team Secret. Walaupun mengalami permasalahan teknis, Tundra Esports masih dapat memenangkan pertandingan ini dengan kemenangan flawless 3-0.

Setelah membahas permasalahan tersebut, mereka kembali fokus ke casting game tim milik Sebastian “Ceb” Deb dan Johan “N0tail” Sundstein yaitu Old’G. Tentu saja para penonton sangat terhibur dengan hadirnya dua pemain bintang tersebut. Mereka membagikan beberapa point of view yang banyak tidak orang sadari.  Stay grind, stay green!

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!  

Baca selanjutnya:

Usai Menang di IESF WEC 2022 Bali, Bagaimana Karier Dreamocel Selanjutnya?

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!