Alan “Satanic” Gallyamov tampil sebagai salah satu carry paling mencolok di The International 2026 (TI 2026). Pemain PARIVISION tersebut kembali menunjukkan performa impresif setelah membantu timnya mengalahkan BETBOOM Team dengan skor 2-1 di upper bracket quarterfinals.
Kemenangan tersebut membawa PARIVISION ke babak berikutnya. Tantangan yang menanti pun semakin berat karena mereka akan berhadapan dengan Team Spirit, salah satu tim yang juga berhasil melaju melalui upper bracket.
Menjelang duel tersebut, Satanic memberikan komentar singkat tetapi penuh percaya diri. Ketika ditanya mengenai calon lawannya, ia hanya menjawab, “Kita lihat siapa yang lebih kuat.”
Satanic Jadi Andalan Utama PARIVISION
Performa Satanic di TI 2026 sejauh ini memang layak mendapat perhatian. Statistik sang carry bahkan disebut menjadi salah satu yang terbaik di antara seluruh pemain posisi carry yang berlaga di turnamen.
Namun, Satanic tidak menganggap performa tersebut semata-mata berasal dari kemampuan individunya. Menurutnya, kondisi tim yang sedang bagus serta gaya bermain PARIVISION yang banyak memberikan ruang kepadanya menjadi faktor penting.
PARIVISION saat ini cukup sering membangun permainan melalui Satanic. Sang carry mendapatkan banyak ruang untuk melakukan farming dan mengumpulkan item sebelum terlibat dalam pertarungan besar.
Strategi tersebut membuat Satanic mampu berkembang menjadi ancaman utama bagi lawan. Ketika sudah mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan, ia dapat mengambil peran agresif dan mengganggu formasi lawan.
Dalam wawancara setelah pertandingan, Satanic bahkan menggambarkan gaya bermainnya dengan santai. Ia menyebut tidak selalu harus melakukan banyak hal dalam pertandingan karena keberadaannya sendiri sudah cukup untuk membuat lawan kerepotan.
Farming Jadi Kunci Permainan PARIVISION
Salah satu alasan Satanic tampil konsisten adalah cara PARIVISION mengatur sumber daya di dalam permainan. Sebagai carry, ia mendapatkan prioritas untuk melakukan farming. Hal tersebut memungkinkan Satanic mempercepat perkembangan hero dan memperoleh item penting lebih awal.
Namun, gaya bermain tersebut bukan berarti Satanic hanya berdiam diri di area farming. Ketika momentum sudah tiba, ia tetap mampu masuk ke pertarungan dan memberikan tekanan besar kepada lawan.
Kombinasi antara farming cepat dan kemampuan mengambil keputusan dalam teamfight membuat Satanic menjadi salah satu pusat permainan PARIVISION.
Ia juga mengakui bahwa performa individu yang bagus tidak akan berjalan tanpa dukungan dari tim. Menurut Satanic, dirinya sedang berada dalam kondisi permainan yang baik, sementara rekan-rekannya juga menunjukkan performa yang solid sepanjang TI 2026.
PARIVISION Singkirkan BETBOOM Team
PARIVISION mendapatkan tiket ke babak berikutnya setelah melewati pertandingan sengit melawan BETBOOM Team. Pertandingan upper bracket quarterfinals tersebut berlangsung dalam format best-of-three. PARIVISION akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Kemenangan ini sangat penting karena memastikan PARIVISION tetap berada di upper bracket. Dengan demikian, mereka masih memiliki jalur yang lebih aman menuju grand final dibandingkan tim yang harus berjuang dari lower bracket.
Namun, tantangan berikutnya jelas jauh lebih berat. Team Spirit sudah menunggu di babak selanjutnya.
Satanic Tak Gentar Hadapi Team Spirit
Duel PARIVISION melawan Team Spirit dipastikan menjadi salah satu pertandingan menarik di fase Playoffs TI 2026.
Kedua tim sama-sama memiliki pemain berkualitas dan telah menunjukkan performa kuat sepanjang turnamen. Spirit juga memiliki carry andalan Yatoro, yang sebelumnya tampil luar biasa saat menggunakan Lone Druid dan membantu timnya mengalahkan 1w Team.
Karena itu, pertarungan antara Satanic dan Yatoro berpotensi menjadi salah satu duel individu yang paling menarik untuk disaksikan.
Meski menghadapi lawan dengan reputasi besar, Satanic tidak memberikan pernyataan panjang. Ketika ditanya mengenai pesan untuk Team Spirit menjelang pertandingan, ia menjawab singkat:
“We'll see who's stronger.”
Komentar tersebut menunjukkan kepercayaan diri Satanic sekaligus menggambarkan betapa pentingnya pertandingan tersebut bagi PARIVISION.
Perebutan Tiket ke Upper Bracket Final
Pertandingan PARIVISION vs Team Spirit dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus 2026. Pemenang seri best-of-three ini akan mendapatkan tiket menuju upper bracket final The International 2026.
Bagi PARIVISION, kemenangan atas Spirit akan menjadi bukti bahwa performa mereka bukan sekadar kejutan. Sementara bagi Team Spirit, pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mempertahankan momentum setelah kemenangan 2-0 atas 1w Team.
Duel ini juga menjadi panggung bagi Satanic untuk membuktikan apakah statistik impresifnya selama TI 2026 mampu berlanjut ketika menghadapi salah satu tim terkuat di turnamen.
Jika PARIVISION kembali bermain melalui Satanic, Team Spirit tentu harus memberikan perhatian ekstra terhadap area farming sang carry. Sebaliknya, PARIVISION juga perlu mencari cara membatasi Yatoro agar tidak berkembang terlalu cepat.
Satanic vs Yatoro, Duel Carry yang Dinanti
Pertandingan ini berpotensi menghadirkan pertarungan strategi yang menarik. PARIVISION memiliki Satanic sebagai pusat permainan, sedangkan Team Spirit dapat mengandalkan pengalaman serta kemampuan Yatoro untuk mengubah jalannya pertandingan.
Satanic sudah menunjukkan bahwa dirinya mampu menjadi sumber kekuatan utama tim. Namun, menghadapi Spirit di fase akhir upper bracket akan memberikan ujian yang berbeda.
Kini, jawaban atas tantangan singkat Satanic tinggal menunggu pertandingan. Siapa yang lebih kuat? PARIVISION atau Team Spirit akan ditentukan di dalam pertandingan, dengan tiket menuju upper bracket final menjadi taruhannya.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.