Riyadh Master 2022 : Team Liquid Jadi Tim Pertama yang Angkat Kaki dari Arab Saudi, See You Ana!

by Zili
Riyadh Master 2022 -Team Liquid

Setelah tiga hari berjalan, akhirnya kita sudah dapat melihat tim mana yang akhirnya tidak lolos ke babak selanjutnya di Riyadh Masters 2022. Tim tersebut adalah Team Liquid. Walaupun tim ini sudah diperkuat  oleh The Humble God yaitu Anathan “Ana” Pham, tetapi sepertinya sang peraih dua gelar TI belum sepenuhnya siap untuk bermain secara kompetitif lagi. Terlihat jelas tidak adanya kemistri yang terbentuk diantara para pemain Team Liquid. Kurangnya kerja-sama tim antara para pemain ini disebabkan oleh kurangnya waktu latihan bersama, karena yang sudah kita tahu Anathan “Ana” Pham sekarang bermain di server SEA.

 Team Liquid telah tersingkir dari turnamen setelah penampilan yang sangat buruk di turnamen, ia gagal di hampir game melawan semua tim yang dihadapinya sejauh ini. Tim tampak sanga lesu tanpa membawa pemain carry utama mereka yaitu Lasse "MATUMBAMAN" Urpalainen dan akan pulang tanpa tampil di babak playoff turnamen senilai $4 juta USD. Memasuki Hari ke-2, Team Liquid hanya memenangkan satu pertandingan (dalam hasil imbang 1-1 dengan Nigma Galaxy) tetapi menunjukkan perlawan yang cukup seru dalam seri melawan TSM FTX. Hal tersebut tentu saja memberikan harapan dan nafas segar kepada para penggemarnya. Tapi itu dengan cepat dipadamkan dengan OG menampilkan permainnan sempurna yang akhirnya menghancurkan Team Liquid dan dengan cepat mengamankan kemenangan seri.

Dengan hasil tesebut Team Liquid adalah tim yang pertama tersingkir dari Riyadh Masters. Team Liquid akan memiliki kesempatan untuk menghindari finish di posisi terakhir, jika mengalahkan RNG di pertandingan penyisihan grup terakhirnya.

Liquid-2_2aa9e.jpg

Riyadh Master memang menjadi salah satu turnamen dengan prize pool terbesar di dunia e-sports saat ini. Walaupun bukan berupa turnamen official dari Valve, tapi prizepool yang di pamerkan tidak main-main. Bagaimana tidak, total prizepool yang disuguhkan oleh panitia yaitu Gamers8 adalah sejumlah $5.000.000 atau setara dengan setengah dari prizepool The International 2014 yaitu $10.000.000.

Kontestan yang bertanding terlihat sangat ngotot untuk memenangkan pertandingan demi pertandingan di Riyadh Master ini. Terutama tim-tim yang tidak bertanding di Arlington Major nanti, hal ini adalah suatu chance terakhir mereka bisa tetap eksis dan mendapatkan prizepool yang gila-gilaan ini. Team Secret adalah salah satu contoh kongkret tim yang tidak diundang di Arlington Major, dan memaksimalkan kinerja mereka di Riyadh Master. Betapa tidak, pemenang dari turnamen ini berhak mendapatkan uang tunai sebesar $1,500,000, 3 kali lebih banyak daripada hadiah memenangkan Major official dari Valve.

Stay grind, stay green!

ligagame home of dota2 indonesia 7b308

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Riyadh Master 2022: Libas Team Spirit 2-0, PSG.LGD Balas Kekalahan Final TI10

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!