PSG.LGD Menangkan Riyadh Master, Sukses Balaskan Dendam Final TI 10

by Zili
PSG.LGD Menangkan Riyadh Master

PSG.LGD mengalahkan Team Spirit di grand final Riyadh Masters 2022 untuk membawa pulang hadiah uang sebesar $1,5 juta USD atau sekitar 14 milyar rupiah. Sebagai runner-up, Team Spirit memenangkan $750 ribu atau senilai dengan 11 milyar rupiah. Baik skill drafting maupun eksekusi gameplay PSG.LGD terbukti unggul di babak grand final.

PSG.LGD menjadi tim yang unggul, baik dalam drafting maupun eksekusi, membuatnya menjadi tim superior di The International 11 nanti. Sementara Team Spirit memulai dengan baik di kedua game, dan mereka selalu kalah pada saat fase pertengahan game. Meskipun tidak sepenting memenangkan The International 10 (TI10), PSG.LGD akan senang telah mengalahkan Spirit dua kali di Riyadh Masters, keduanya dengan cara yang cukup dominan.

PSG-2_2ffcf.jpg

Game 1 – PSG LGD Win

Di game 1, Team Spirit memiliki single target heavy lineup, mengandalkan keunggulan di awal, sedangkan PSG.LGD memiliki draft teamfight yang jauh lebih unggul. Semenjak awal pertandingan keduanya terlihat sangat ngotot dan sering saling bertarung demi memperebutkan objectives seperti tower, rune, maupun ward. Akibatnya, para safelaner di kedua sisi menderita, tetapi saat permainan berlanjut, Wang "Ame" Chunyu pulih jauh lebih baik daripada Illya "Yatoro" Mulyarchuk dengan semua space dan timing yang diberikan timnya kepadanya.

Empat pemain PSG.LGD lainnya maju sebagai satu unit, merebut tower tower terluar dari Team Spirit dan melakukan pickoff penting dalam perjalanan mereka. Draft pick dari Team Spirit memang kurang cocok untuk melawan draft teamfight dari PSG LGD, terlepas dari upaya terbaiknya, akhirnya Team Spirit mengetik “GG”. 1-0 untuk tim raksasa China.

Game 2 – PSG LGD Win

Di game 2, sangat terlihat bahwa draft Team Spirit ingin menargetkan sang hard carry dari PSG LGD yaitu Wang "Ame" Chunyu di fase laning lagi. Betul saja, Team Spirit berhasil membunuhnya dua kali dalam lima menit pertama. Namun, agresivitas Team Spirit memudar, dan kemenangan PSG.LGD dalam pertarungan tim pertama game itulah yang mendorong mereka untuk memimpin. Sementara Magomed "Collapse" Khalilov terlihat di lane lain melakukan farming sangat baik, tetapi pemain core lainnya tertinggal cukup jauh di belakang para pemain core dari PSG.LGD.

Spirit tidak pernah mendapatkan momentum yang diperlukan dan tertinggal lebih jauh. PSG.LGD merobohkan objective satu demi satu dan menyelesaikan permainan dalam 30 menit, berkat strategi tanky core dan sang support 5 yaitu Zhang "y`" Yiping membantu mereka bertahan kapan pun dibutuhkan menggunakan Shadow Grave.

Sementara sejarah memang kembali terulang dengan mempertemukan dua grand finalis The International 10 yaitu Team Spirit dan PSG.LGD ke grand final epik lainnya. Momentum Team Spirit baru-baru ini tidak cukup untuk memberikannya kemenangan turnamen kali ini karena PSG.LGD membuktikan tim yang unggul di semua aspek permainan. Meski begitu, Team Spirit akan puas dengan penampilannya di event yang penuh dengan tim papan atas setelah musim DPC yang agak bergejolak. Stay grind, stay green!

ligagame home of dota2 indonesia 7b308

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Banyak Mantan Pro Player HON Hijrah Ke Dota 2, Apa Soal Penghasilan? Ini Jawabannya!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!