Pembuka Playoffs TI 2026 Memanas! Team Spirit Patahkan Sayap Iron Wing

by Rex "Regum" Rusman

Babak Playoffs The International (TI) 2026 resmi dimulai dengan persaingan sengit di panggung utama Shanghai. Pada laga pembuka upper bracket quarterfinal, Team Spirit menunjukkan performa dominan dengan mengalahkan Iron Wing atau yang sebelumnya dikenal sebagai 1w Team dengan skor telak 2-0.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Team Spirit dalam upayanya kembali merebut Aegis of Champions. Hasil ini sekaligus memastikan Spirit minimal finis di posisi enam besar TI 2026 dan mengamankan hadiah sekitar US$159.864.

Sementara itu, kekalahan membuat Iron Wing harus turun ke lower bracket. Mereka masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan, tetapi satu kekalahan berikutnya akan langsung mengakhiri perjuangan mereka di turnamen Dota 2 paling bergengsi tersebut.

Team Spirit Melaju ke Upper Bracket Semifinal

Team Spirit kini berhak melanjutkan perjalanan ke upper bracket semifinal. Mereka masih menunggu calon lawan yang akan ditentukan dari pertandingan antara TEAM VISION atau PARIVISION melawan BoomBoys atau BetBoom Team.

Perjalanan Spirit menuju Playoffs sendiri tidak berlangsung mulus. Tim asal Eropa Timur tersebut harus melewati babak kualifikasi regional setelah menjalani musim yang penuh tantangan dan beberapa perubahan roster.

Komposisi Team Spirit masih diperkuat sejumlah pemain dari skuad TI 2024, termasuk Illya “Yatoro” Mulyarchuk, Denis “Larl” Sigitov, dan Magomed “Collapse” Khalilov. Aleksandr “rue” Filin juga masih menjadi bagian dari tim, meskipun terjadi perubahan posisi di dalam roster.

Salah satu perubahan terbesar terjadi pada posisi kapten. Yaroslav “Miposhka” Naidenov beralih ke peran pelatih, sementara posisi support kemudian diisi pemain muda Alexey “not me” Kosmynin.

Perjalanan Spirit Menuju Playoffs TI 2026

Spirit mengawali fase grup dengan sangat meyakinkan. Mereka berhasil memenangkan seluruh pertandingan dalam tiga ronde pertama. Pada ronde pertama, Spirit menaklukkan Xtreme Gaming dengan kemenangan 2-0. Mereka kemudian kembali tampil dominan ketika menghadapi rival regional Aurora Gaming pada ronde kedua.

Performa positif berlanjut pada ronde ketiga. Spirit berhasil mengalahkan Team Liquid dalam pertandingan tiga game dan semakin dekat dengan tiket langsung menuju Playoffs.

Namun, perjalanan mereka sempat tersendat. Pada ronde keempat, Spirit bertemu VISION dan harus menerima kekalahan telak. Hasil tersebut membuat VISION mengamankan posisi unggulan teratas sekaligus tiket langsung ke Playoffs.

Spirit masih mendapatkan kesempatan kedua pada ronde terakhir fase grup. Mereka harus mengalahkan Nigma Galaxy agar bisa menghindari Elimination Stage. Sayangnya, Nigma justru memberikan kejutan dengan kemenangan 2-0.

Kekalahan tersebut memaksa juara TI dua kali itu melewati Elimination Stage. Spirit akhirnya berhasil bangkit dan menaklukkan Team Resilience dari China untuk mengamankan tiket ke Playoffs.

Iron Wing Juga Lewati Jalan Panjang

Iron Wing juga harus bekerja keras sebelum akhirnya tampil di panggung utama TI 2026. Mereka mengakhiri fase grup dengan catatan 3-2. Iron Wing mengawali perjalanan dengan mengalahkan Nigma Galaxy. Namun, mereka kemudian kalah dari BoomBoys dalam pertandingan tiga game pada ronde kedua.

Pada ronde ketiga, Iron Wing kembali bangkit setelah menundukkan Team Falcons. Sayangnya, kekalahan dari Team Liquid di ronde keempat membuat mereka harus menjalani Elimination Stage.

Kemenangan atas Team Yandex pada ronde terakhir memberikan keuntungan penting berupa seed yang lebih tinggi. Dengan posisi tersebut, Iron Wing memiliki kesempatan memilih lawan di Elimination Stage.

Mereka memilih menghadapi tim kuda hitam asal Amerika Utara, GamerLegion. Keputusan tersebut terbukti tepat karena Iron Wing mampu menang meyakinkan dan mengamankan tiket ke Playoffs.

Team Spirit Hancurkan Iron Wing di Game Pertama

Pertandingan pembuka Playoffs memperlihatkan Spirit bermain agresif sejak awal. Yatoro menggunakan Lone Druid sebagai hard carry, sementara Larl memainkan Pangolier, Collapse memilih Undying, not me menggunakan Windranger, dan rue mengisi posisi Tusk.

Iron Wing mengandalkan komposisi tri-core dengan Kez milik Ivan “Pure” Moskalenko, Invoker yang dimainkan Bozhidar “bzm” Bogdanov, serta Doom dari Neta “33” Shapira. Ari menggunakan Hoodwink dan Whitemon memainkan Ringmaster.

Spirit langsung mengambil inisiatif bahkan sebelum pertandingan benar-benar dimulai. Mereka berhasil menghentikan upaya Iron Wing melakukan invasi ke area map mereka dan mendapatkan First Blood.

Dominasi tersebut berlanjut ke fase laning. Setelah 10 menit, Spirit sudah unggul 12-5 dalam kill dan memiliki keunggulan net worth lebih dari 3.000.

Yatoro kemudian berkembang menjadi pemain paling kaya di pertandingan. Lone Druid miliknya menjadi ancaman utama sepanjang permainan. Iron Wing memang mampu mengimbangi dalam beberapa teamfight berkat performa Invoker milik bzm, tetapi Spirit tetap memiliki kendali map.

Alih-alih terus memaksakan teamfight, Spirit mengubah strategi dengan menekan base lawan. Yatoro terus melakukan split push, sementara rekan-rekannya menciptakan ruang. Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah Iron Wing gagal melakukan high-ground push pada menit ke-54, Spirit mendapatkan kesempatan menghancurkan Mega Creeps.

Pada akhirnya, Yatoro berhasil menyelinap ke markas lawan dan menghancurkan Ancient meski masih berada dalam perlindungan Backdoor. Game pertama berakhir setelah 62 menit. Yatoro mencatat statistik impresif dengan 18 kill dan 9 assist, sementara Larl mengoleksi 11 kill dan 14 assist. Collapse turut menyumbangkan 12 kill dan 11 assist.

Spirit Tutup Seri dengan Skor 2-0

Memasuki game kedua, Lone Druid tidak lagi muncul dalam draft kedua tim. Spirit memberikan Shadow Fiend kepada Yatoro, yang dipadukan dengan Lina milik Larl sebagai dua ranged core berbahaya. Collapse memainkan Underlord, rue menggunakan Clockwerk, sedangkan not me mengisi posisi Dark Willow.

Iron Wing mencoba memaksa pertandingan berlanjut ke game ketiga dengan Lifestealer untuk Pure, Ember Spirit untuk bzm, dan Centaur Warrunner untuk 33. Namun, strategi tersebut belum mampu menghentikan dominasi Spirit. Meskipun tidak mendapatkan kill sebelum horn seperti pada game pertama, Spirit tetap memenangkan fase laning dan membuat Yatoro kembali berkembang dengan cepat.

Iron Wing sempat mencoba membangun momentum comeback, tetapi Spirit mampu meredam setiap upaya perlawanan. Setelah bermain selama 44 menit, Spirit akhirnya mengunci kemenangan 2-0. Yatoro kembali menjadi pemain kunci dengan 17 kill dan 13 assist dari dua kematian. Larl juga tampil konsisten dengan 10 kill dan 14 assist.

Kemenangan ini membuat Team Spirit melaju ke upper bracket semifinal TI 2026, sedangkan Iron Wing harus berjuang dari lower bracket. Dengan persaingan yang semakin ketat, Spirit kini hanya membutuhkan beberapa kemenangan lagi untuk semakin dekat dengan perebutan Aegis of Champions.

ligagame home of dota2 indonesia 7b308 c7191

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!