OG Absen! Liquid Amankan Tiket Terakhir Singapore Major Regional Eropa!

FIX! OG Absen Singapore Major!
by Seno Aji
OG DPC

 OG sang juara The International dua kali harus gigit jari, pasalnya setelah menjalankan laga tiebreaker tiga arah melawan Team Liquid dan Tundra Esports, OG gagal menjadi yang terbaik pada laga tiebreaker tersebut. OG gagal setelah dikalahkan Team Liquid 2 kali beruntun. Hal ini menyebabkan Team Liquid berhak menjadi tim regional Eropa terakhir yang lolos sebagai peserta Singapore Major.

OG yang memiliki point sama dengan Team Liquid dan Tundra Esports harus menjalankan pertandingan tiebreaker tiga arah untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan tiket terakhir Singapore Major untuk regional Eropa. Di pertandingan tiebreaker yang berlangsung pada hari Minggu sore-malam (28/2) berakhir antiklimaks untuk OG. Team Liquid terlalu kuat untuk OG pada pertandingan tersebut.

Pertandingan tiebreaker ini berjalan seru, pasalnya tiebreaker ini harus dilakukan sebanyak 2 kali, sebab pada laga pertama Team Liquid berhasil mengalahkan OG, OG mengalahkan Tundra dan Tundra mengalahkan Liquid. Karena hasil tersebut, tiebreaker harus diulang sekali lagi, sebab tujuan dari tiebreaker ini adalah mencari sebuah tim yang bisa menang dari dua lawan lainnya.

Meskipun semua pertandingan tiebreaker ini menarik, tetapi Team Liquid berhasil menjadi yang terbaik pada pertandingan tiebreaker ini. Liquid berhasil menyikat OG 2 kali dan 1 kali menang melawan Tundra Esport. Pada laga petama melawan OG, Team Liquid menghadirkan draft yang lumayan tua dan enggak meta banget.

Pada laga tersebut Team Liquid memilih untuk menggunakan duet Huskar & Oracle. Kombinasi ini sukses membuat OG mati kutu. Huskar yang dipakai oleh qojqva berhasil mengacak-acak OG dengan 14 kill, 10 assist dan 1 kematian. Pada tiebreker pertama sebenarnya Team Liquid punya kesempatan untuk menang, tetapi di pertandingan melawan Tundra Esports, Enigma yang dipakai oleh Team Liquid kurang efektif, sehingga Tundra Esports bisa mencuri game tersebut.

Bertanding ulang melawan OG, di tiebreaker jilid dua, Liquid memilih kombinasi Razor, Puck dan Timbersaw sebagai core untuk melawan lineup Luna, Pangolier dan Batrider. Anehnya di pertandingan ini OG mencoba sebuah strategi yang tidak biasa, mereka menempatkan Alchemist di posisi 4 sebagai petani Aghanim Scepter untuk Luna atau Batrider.

Strategi tersebut ternyata tidak berjalan dengan baik untuk OG karena Puck dan Timbersaw yang terlepas dan bisa bebas roaming untuk melakukan gank. Bahkan Puck yang dipiloti oleh miCKe memiliki skor 14 kill, 13 assist dan 0 kematian.

Team Liquid akhirnya memastikan diri menjadi tim terakhir dari regional Eropa yang lolos ke Singapore Major setelah mengalahkan Tundra Esports di tiebreaker jilid kedua, dengan hasil tersbut OG harus puas duduk di posisi kelima klasmen DPC 2021 regional Eropa dan harus absen dari Singapore Major.

BACA JUGA: Xepher dan Whitemon Kantongi Tiket ke Singapore Major

Enggak lama setelah Team Liquid memastikan dirinya sebagai tim terakhir, N0tail langsung mengeluarkan pernyataan dengan meminta maaf kepada fans dan memberikan ucapan selamat kepada Team Liquid. Hasil ini sebenarnya enggak mengerjutkan, apalagi jika kita melihat drafting dan cara bermain Team Liquid pada laga tiebreaker tersebut.

Kekecewaan ini enggak cuma dirasakan oleh N0tail, ternyata Ceb juga mengutarakan kesedihannya, dalam Twitternya, sang ahli strategi OG ini mengatakan bahwa dia merasa sedih dengan hasil ini dan akan kembali sebagai tim yang lebih baik di DPC Season 2.

Dengan hasil ini regional Eropa sudah menyelesaikan semua pertandingan Dota Pro Circuit 2021 season 1, selain Team Liquid wakil dari region Eropa lainnya adalah Team Secret sebagai juara regional Eropa, Alliance (Runner up) dan Team Nigma (posisi ke tiga). Mereka akan bertarung untuk memperebutkan gelar major pertama di tahun 2021 dalam turnamen LAN yaitu ONE Esports Singapore Major yang akan digelar pada tanggal 27 Maret-4 April 2021 di Singapura!

Ikuti terus berita terbaru Dota2 di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

Nasib Evil Geniuses dan Juara DPC 2021 Regional Amerika Utara Ditentukan Lewat Tiebreaker

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!