Vladimir “No[o]ne” Minenko mengungkap perubahan cara pandangnya terhadap The International 2026. Jika dahulu Aegis of Champions menjadi target utama dalam perjalanan kariernya sebagai pemain profesional Dota 2, kini mid laner PARIVISION tersebut memiliki prioritas yang lebih luas.
Bagi No[o]ne, bermain bersama tim yang kuat, menikmati perjalanan sebagai pemain profesional, serta terus berkompetisi di level tertinggi kini memiliki nilai yang tidak kalah penting dibanding sekadar mengejar trofi The International. Meski begitu, keinginannya untuk mengangkat Aegis tetap belum hilang.
Pandangan tersebut disampaikan No[o]ne melalui vlog resmi PARIVISION menjelang pertandingan playoff The International 2026.
Mimpi No[o]ne Bermula dari Kemenangan NAVI
Keinginan No[o]ne untuk menjadi pemain esports profesional ternyata sudah muncul sejak usia remaja. Saat berusia 15 tahun, ia menyaksikan kemenangan Natus Vincere di edisi pertama The International.
Momen tersebut membuat No[o]ne membayangkan masa depan sebagai pemain profesional. Ia ingin tampil di turnamen besar, memenangkan kompetisi bergengsi, sekaligus membangun karier sukses di dunia Dota 2.
Pada masa itu, The International memiliki daya tarik yang sangat besar bagi para pemain. Salah satu faktor yang membuat turnamen tersebut begitu prestisius adalah hadiah yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
No[o]ne mengingat bagaimana hadiah utama The International pernah berkembang dari US$1,6 juta hingga mencapai sekitar US$40 juta. Namun, menurutnya, perubahan model finansial dalam beberapa tahun terakhir tidak menghilangkan keistimewaan turnamen tersebut.
Kini, The International memiliki nilai historis tersendiri. Mengangkat Aegis berarti seorang pemain akan mencatatkan namanya dalam sejarah Dota 2.
Aegis Masih Jadi Impian, tetapi Bukan Segalanya
Meski prioritasnya berubah, No[o]ne tidak menutup-nutupi bahwa memenangkan The International masih menjadi salah satu impiannya. Perbedaannya terletak pada cara ia memandang pencapaian tersebut. Dahulu, Aegis menjadi tujuan utama yang ingin dicapai. Sekarang, kemenangan di The International lebih dilihat sebagai hasil dari perjalanan panjang bersama sebuah tim.
Menurut No[o]ne, kehidupan seorang pemain profesional tidak seharusnya hanya berpusat pada satu turnamen. Bermain Dota 2, berada di lingkungan tim yang hebat, menikmati proses kompetisi, serta menjalani kehidupan sebagai pemain profesional juga menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.
Pandangan ini menunjukkan perubahan perspektif yang cukup signifikan. Setelah bertahun-tahun berada di skena kompetitif, No[o]ne kini tidak hanya mengejar hasil akhir, tetapi juga menghargai proses yang membawanya menuju pertandingan-pertandingan besar.
Bermain dengan Tim Kuat Jadi Prioritas
Bagi No[o]ne, menjadi bagian dari tim yang solid merupakan salah satu hal yang kini paling ia hargai. Kesuksesan individu tidak lagi menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia justru melihat The International sebagai konsekuensi dari perjalanan sebuah tim yang mampu berkembang dan tampil konsisten sepanjang musim. Karena itu, kesempatan bermain bersama rekan-rekan yang kuat dan menikmati kompetisi menjadi sesuatu yang sangat berharga.
Cara pandang tersebut juga memperlihatkan bagaimana pengalaman panjang di dunia esports dapat mengubah ambisi seorang pemain. Jika pada awal karier trofi menjadi simbol utama kesuksesan, perjalanan profesional kemudian memberikan perspektif yang lebih luas. Namun, bukan berarti No[o]ne kehilangan motivasi untuk memenangkan TI. Ia tetap menganggap The International sebagai turnamen spesial dan Aegis sebagai trofi yang ingin diraihnya.

PARIVISION Tampil Meyakinkan di TI 2026
Perubahan perspektif No[o]ne datang ketika PARIVISION sedang menjalani salah satu fase penting dalam perjalanan mereka di The International 2026. PARIVISION berhasil menyelesaikan fase grup tanpa mengalami kekalahan. Hasil tersebut membuat mereka langsung mendapatkan tiket menuju babak playoff tanpa harus melewati pertandingan eliminasi.
Langkah berikutnya membawa PARIVISION menghadapi BetBoom Team pada pertandingan pertama main stage yang berlangsung pada 20 Agustus.
Dengan performa sempurna di fase grup, PARIVISION memasuki playoff dengan modal kepercayaan diri tinggi. No[o]ne pun memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa perjalanan bersama tim kuat yang ia hargai dapat berujung pada pencapaian terbesar di Dota 2.
Jika berhasil memenangkan The International 2026, Aegis memang akan menjadi pencapaian luar biasa. Namun bagi No[o]ne, nilai perjalanan menuju trofi tersebut kini tampaknya sama pentingnya dengan trofi itu sendiri.
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.