Valve Kabulkan Banding, Omega Esports Bisa Ikut DPC Berikutnya

Omega Esports Bebas dari sanksin banned

Omega Esports mengumumkan bahwa sanksi banned (larangan bermain di scene kompetitif) yang mereka hadapi terkait kasus dugaan pengaturan pertandingan (match fixing)  telah dicabut setelah permohonan banding mereka dikabulkan oleh Valve. Omega Esports juga mengungkapkan telah melakukan penyelidikan internal dan menghubungi pihak penyelenggara Dota Pro Circuit (DPC) 2021-22 Tour 1 (Winter Tour).

Dengan dicabutnya status banned, OMEGA akan dapat bersaing di Tur berikutnya (Tur Musim Semi) dari DPC 2021-22 dan turnamen resmi yang disponsori Valve lainnya. Saat ini slot Divisi 1 Omega Esports diberikan kepada BOOM Esports untuk Tur Musim Dingin. Akibatnya, Omega Esports baru akan berpartisipasi dalam kualifikasi terbuka di Tur Musim Semi untuk bergabung kembali dengan DPC.

“Perwakilan Valve telah menerima permohonan kami untuk mencabut larangan pada organisasi kami, dan telah mengizinkan kami untuk bergabung dengan DOTA Pro Circuit Spring Season dan acara yang disponsori Valve lainnya,” Omega Esports mengumumkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 23 Nov 2021, Beyond the Summit, penyelenggara liga DPC Asia Tenggara (SEA) pada 2021-22 mengumumkan bahwa beberapa mantan dan anggota Omega Esports saat itu (Pangeran, Piolz, Van, Hiro, Zenki, dan CTY) dijatuhi sanksi terkait kasus match fixing.

Omega Esports lalu merilis pernyataan bahwa penyelenggara liga tidak mengirimkan salinan resmi larangan tersebut. Omega Esports juga mengatakan bahwa mereka tidak mentolerir tindakan pengaturan pertandingan dan akan menyelidiki masalah tersebut.

BACA JUGA: Sukses Epic Comeback, BOOM Esports Juara Mineski Masters

Meskipun organisasi tersebut telah dibatalkan larangannya, para pemain yang terlibat dalam insiden pengaturan pertandingan Dota 2 tetap dilarang. Omega Esports menyatakan telah memutuskan kontrak Chris "CTY" Ian Francis Maldo, pelatih Dota 2, serta pemain Pangeran "Pangeran" Daculan dan Ryniel Keit "Zenki" Calvez. Ketiga anggota ini termasuk di antara enam orang yang dilarang.

Patt “Piolz” Piolo Dela Cruz, Van Jerico “Van” Manalaysay, dan Dave “Hiro” Hiro Miyata adalah tiga pemain lain yang terkena sanksi banned.

omegadota roster 94b92

Dalam pernyataannya, Omega Esports juga menyebutkan akan memperkuat proses internalnya untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Baik Omega Esports maupun Valve tidak membagikan bukti yang terlibat dalam masalah ini secara terbuka. Pada saat artikel ini diturunkan, tim Omega hanya menyisakan nama Shenal “AB” Daniel di register page.

Liew "Eren" Jun Jie, Ramzi "Ramz" Bayhaki, dan Lee "Forev" Sang-don baru bergabung dengan anggota Omega Esports hanya tiga hari sebelum sanksi dijatuhkan. Ketiga pemain ini kemudian meninggalkan tim. Analis AB, yang sebelumnya bekerja untuk organisasi seperti WG.Unity, Tigers, BOOM Esports, dan Signify, juga telah bergabung dengan tim tiga hari sebelum larangan diumumkan. AB terus menjadi anggota Omega Esports. Tak satu pun dari empat individu ini didakwa dengan pengaturan pertandingan dan masih harus dilihat apakah mereka akan berkumpul lagi untuk bersaing di DPC 2021-22.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian! 

Baca selanjutnya:

Info DPC SEA 2021-22 Divisi 1: Tim, Jadwal, Format dan Link Nonton

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!