Kurang 0,05 DPC Poin, Fnatic Gagal Raih Slot Direct Invite TI11

by Agustinus Dapot

Harapan Fnatic untuk mendapatkan undangan langsung (direct invite) ke TI11 melayang. Fnatic sejatinya sangat berpeluang menyusul BOOM Esports, menjadi waki kedua region SEA untuk tampil di Kejuaraan Dunia The International. Namun, kesempatan Fnatic sirna usai menelan kekalahan 1-2 dari beastcoast di Arlington Major 2022. Akibat kekalahan ini, Evil Geniuses dan Outsiders memenuhi syarat DPC Poin untuk TI11.
Dengan hasil ini BOOM Esports akan menjadi satu-satunya tim SEA yang menerima undangan langsung ke TI11. Sementara Fnatic harus mengikuti kualifikasi SEA.   

Kegagalan tim untuk mendapatkan direct invite TI11 berarti BOOM Esports akan menjadi satu-satunya tim SEA yang langsung lolos ke turnamen Dota 2 terbesar tahun ini. Jadi hanya saja, dua tim SEA dipastikan akan mewakili wilayah tersebut di TI11 dengan dua tim lagi bermain di Last Chance Qualifiers untuk TI11.

Berikut 12  tim yang telah mendapatkan undangan langsung ke TI11 adalah:

1. PSG.LGD  (China)
2. OG (Western Europe)
3. beastcoast (South America)
4. Thunder Awaken (South America)
5.Team Spirit (Eastern Europe)
6. BOOM Esports (Southeast Asia)
7. Team Aster China
8. TSM North America
9. Tundra Esports Western Europe
10.Gaimin Gladiators Western Europe
11. Evil Geniuses North America
12. Outsiders Eastern Europe

Game 1
Kedua tim bermain moderat dan tak segan untuk open figth. Beastcoast dengan Snapfire milik Chris Luck mendominasi Pangolier dari Bryle di midlane sampai beberapa rotasi support membuat permainannya jauh lebih sulit karena ia tewas berkali-kali dalam waktu singkat. Namun Fnatic berhasil memanfaatkan beberapa keuntungan dalam pertarungan tim 5v5, Phanton Lancer dari Timado merajalela. Fnatic memenangkan game pertama di menit 45.

Game 2
beastcoast memenangkan ketiga lane dan baru saja berguling Fnatic untuk menyamakan seri. Meskipun Timado tanpa pernah ter-pickoff, Fnatic tidak memiliki damage cukup secara tim dan kehilangan game kedua hanya dalam 26 menit.

Game 3
Fnatic sekali lagi mengandalkan Phantom Lancer milik Timado. Namun, mereka menghadapi kesulitan di fase laning hingga mid game. Beastcoast tetap memimpin beberapa departemen sepanjang permainan, dengan sabar maju dari satu objective ke objective berikutnya. Timado menampilkan permainan yang solid, menjadi harapan Fnatic untuk comeback. Sayangnya, setelah menahan gempuran dan mencari momentum, Fnatic haus mengetik GG di menit  45.

ligagame home of dota2 indonesia 7b308

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!