Jelang Lawan BOOM, T1 Datangkan Kim “QO” Sun Yeob Sebagai Analis

T1 Datangkan  Kim “QO” Sun Yeob Sebagai Analis

T1 resmi menyambut  Kim “QO” Sun Yeob sebagai analis untuk tim Dota 2. Pro player asal Korea Selatan itu akan membantu pelatih Dota 2 T1, Park “March” Tae-won untuk pertandingan tim yang akan datang. QO pernah bermain bersama March saat kedua pemain menjadi bagian dari MVP Phoenix.

Usai pencapaian mengesankan di The Internationa 10, T1 melanjutkan perfoma stabil dan tampil baik di Dota Pro Circuit Asia Tenggara (DPC SEA) 2021-22. Mereka menempati urutan kedua dalam liga regional di bawah BOOM Esports.  Kebetulan, keduanya akan bertarung pada akhir pekan ini. T1 siap bersaing untuk posisi teratas dengan dukungan duet pelatih dan analis March dan QO yang pernah berkiprah bersama. Keberadaan keduanya di balik layar diharapkan dapat lebih mendongkrak performa T1 .

Organisasi T1 membuat pengumuman resmi hari ini melalui cuitan di twitter yang menyatakan bahwa mereka telah menandatangani Kim “QO” Sun Yeob sebagai analis untuk Kuku dkk.

 QO  memulai karir profesionalnya pada tahun 2013 dan telah bermain untuk tim seperti Fnatic dan Immortals. Pada puncak karirnya dari 2014-2016, ia bermain bersama March di MVP Phoenix dan berhasil finis 5-6 di The International 6.

BACA JUGA: 12 Pemain Dota 2 Terbaik di SEA - Asia Tenggara Tahun 2021

Sang pemain sempat hiatus beberapa saat, hingga tahun 2018. Selama di Australia, QO mendirikan tim sendiri yang dikenal dengan Team Oracle. Tim tidak tampil sangat baik secara internasional karena bermain di Turnamen Asia Tenggara dan Oseania. Akibatnya, QO keluar dari Tim Oracle pada tahun 2020 dan sekarang bergabung dengan T1 sebagai analis Dota 2 baru.

Pengalaman keseluruhan QO ditambah dengan pelatih T1 Dota 2 March harus membawa beberapa strategi yang luar biasa. Tim Dota 2 T1 sedang dilatih oleh pemain veteran Dota 2 dengan pengalaman bertahun-tahun. Dengan dukungan tim yang solid, T1 akan mengincar posisi teratas di acara internasional seperti Majors dan The International 11.

Pembatalan Major pertama musim ini sedikit merusak momentum T1 dan dapat menunda penampilan mereka di panggung internasional beberapa minggu. QO akan memiliki cukup waktu untuk menggunakan pengalamannya untuk menurunkan ilmu dan pengalamannya. 

Jika T1 berhasil mengalahkan BOOM Esports dan Fnatic di pertandingan terakhir musim ini, tim akan menerima $30.000 USD bersama dengan 300 poin DPC. So, semakin menarik dinanti duel antara T1 menghadapi BOOM Esports pada 15 Januari, dan Fnatic, 19 Januari mendatang.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

SumaiL Sentil Valve Terkait Batalnya Major Pertama DPC 2021-22

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!