Iron Wing Angkat Koper dari TI 2026, BoomBoys Melaju ke Top 6

by Justhin YUAN

Perjalanan Iron Wing di The International 2026 resmi berakhir setelah mereka dikalahkan BoomBoys dengan skor 1-2 pada babak pertama lower bracket, Jumat (21/8/2026). Hasil tersebut membuat BoomBoys melangkah ke Top 6, sementara Iron Wing harus puas finis di posisi 7-8.

Pertandingan ini berlangsung dramatis karena BoomBoys harus melakukan reverse sweep setelah lebih dulu kehilangan game pertama. Kemenangan tersebut menjaga peluang tim asal Eropa Timur itu untuk mengejar gelar juara dunia Dota 2 dan merebut Aegis of Champions untuk pertama kalinya.

Iron Wing diperkirakan membawa pulang hadiah sekitar US$129.230, sedangkan BoomBoys telah mengamankan setidaknya sekitar US$161.571. BoomBoys selanjutnya akan menghadapi tim yang kalah dari semifinal upper bracket antara Team Spirit dan TEAM VISION.

Iron Wing Gagal Pertahankan Momentum

Kegagalan ini menjadi hasil yang cukup mengecewakan bagi Iron Wing. Tim yang sebelumnya dikenal sebagai 1win tersebut sempat tampil luar biasa pada awal musim kompetitif 2025-2026.

Di bawah nama Tundra Esports, skuad Iron Wing berhasil mengoleksi empat trofi turnamen Tier 1, yakni FISSURE PLAYGROUND 1, BLAST Slam II, BLAST Slam III, dan BLAST Slam IV. Catatan tersebut sempat menjadikan mereka salah satu kandidat kuat untuk menjuarai TI 2026.

Namun, performa Iron Wing menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir. Mereka kesulitan mempertahankan konsistensi dan kerap gagal mencapai papan atas turnamen. Situasi tersebut membuat perjalanan mereka di TI 2026 menjadi sulit diprediksi. Kehadiran Neta “33” Shapira, juara The International sebanyak dua kali, sebenarnya meningkatkan ekspektasi terhadap tim ini. Sayangnya, 33 kembali gagal membawa pulang Aegis ketiga.

BoomBoys Tampil Konsisten Sepanjang Musim

Di sisi lain, BoomBoys datang ke TI 2026 dengan modal yang jauh lebih stabil. Mereka memenangkan PGL Wallachia Season 8 pada April dan beberapa kali finis di podium turnamen Tier 1.

Prestasi terbesar mereka sebelum TI 2026 adalah posisi runner-up di Dota 2 Esports World Cup 2026. Secara keseluruhan, BoomBoys tercatat lima kali naik podium pada turnamen Tier 1 sepanjang musim. Menariknya, BoomBoys juga sudah mengalahkan Iron Wing di fase grup TI 2026. Kemenangan tersebut kembali mereka ulang di babak playoff melalui pertarungan tiga game.

Perjalanan Kedua Tim Menuju Playoffs

BoomBoys mengakhiri fase grup dengan rekor 2-3. Mereka mampu mengalahkan OG dan Iron Wing, tetapi kemudian menelan kekalahan beruntun dari TEAM VISION, Aurora Gaming, dan Team Falcons.

Iron Wing sedikit lebih baik dengan rekor 3-2. Mereka menang atas Nigma Galaxy, Team Falcons, dan Team Yandex, tetapi kalah dari BoomBoys serta Team Liquid. Kedua tim kemudian harus berjuang melalui Elimination Round. BoomBoys mengalahkan Aurora Gaming, sedangkan Iron Wing menyingkirkan GamerLegion untuk mengamankan tempat di Playoffs.

Namun, keduanya kembali mendapat ujian berat di awal Main Stage. Iron Wing kalah telak 0-2 dari Team Spirit, sementara BoomBoys takluk 1-2 dari TEAM VISION. Kekalahan itu akhirnya mempertemukan kedua tim di lower bracket dalam pertandingan hidup-mati.

Game Pertama Jadi Milik Iron Wing

Game pertama berjalan sangat lambat. Kedua tim lebih banyak melakukan farming dan menjaga posisi masing-masing sehingga perbedaan net worth relatif tipis hingga sekitar menit ke-20.

Iron Wing kemudian mulai mendapatkan beberapa pick-off melalui smoke gank. Meski belum menghasilkan keunggulan besar, tekanan tersebut membuat mereka perlahan menemukan ritme permainan.

Memasuki menit ke-30, kedua tim terlibat pertempuran sengit di sekitar area triangle. BoomBoys sempat mengamankan tiga kill, tetapi Iron Wing segera membalas. Chaos Knight milik Pure menjadi salah satu faktor penting bagi Iron Wing. Hero tersebut terus mendapatkan kill dan memanfaatkan kesalahan posisi pemain BoomBoys.

Ketika BoomBoys mencoba mempertahankan midlane, Iron Wing berhasil memancing sejumlah inisiasi dan menghabisi pemain lawan satu per satu. Empat pemain BoomBoys akhirnya tumbang tanpa buyback. Situasi itu dimanfaatkan Iron Wing untuk menghancurkan bangunan Tier 4 dan memaksa BoomBoys menyerah pada menit ke-37.

BoomBoys Bangkit di Game Kedua

Iron Wing kembali memulai game kedua dengan agresif. Mereka menguasai fase laning dan membangun keunggulan net worth sekitar 5.000 gold pada menit ke-17. Namun, sebuah keputusan terlalu agresif di wilayah BoomBoys menjadi titik balik. Tiga pemain Iron Wing tumbang, termasuk akibat Winter’s Curse dari Winter Wyvern milik Kataomi.

Momentum kemudian berpindah tangan.

BoomBoys berhasil mendapatkan Roshan setelah menyiapkan vision di sekitar pit. Ketika Iron Wing mencoba melakukan contest, Puck milik gpk menggunakan Dream Coil untuk mengunci Dark Seer milik 33. BoomBoys memenangkan pertarungan tersebut dan mendapatkan Aegis. Memasuki fase late game, Io milik Kiritych semakin sulit dihentikan.

Pada menit ke-44, BoomBoys berhasil menghancurkan lane barracks pertama Iron Wing. Dua menit kemudian, team fight besar kembali terjadi dan BoomBoys tampil dominan.

Puck milik gpk bahkan mengamankan triple kill, sementara Centaur Warrunner berulang kali menyelamatkan rekan setimnya dari situasi kritis. BoomBoys akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Game Ketiga Menentukan Nasib Kedua Tim

Game penentuan menjadi momentum kebangkitan penuh BoomBoys. Last-pick Viper untuk gpk membuat fase awal permainan jauh lebih nyaman bagi mereka. Viper mampu mengamankan beberapa kill dan segera berada di puncak net worth. Sementara itu, Io milik Pure kesulitan berkembang karena terus mendapat tekanan.

BoomBoys kemudian meningkatkan agresivitas mereka dan kembali mengamankan Roshan pada menit ke-22. Iron Wing mencoba melakukan contest, tetapi Winter’s Curse menjadi awal dari bencana.

BoomBoys melakukan wrap-around dan menghabisi empat pemain Iron Wing, termasuk Io milik Pure yang baru saja hidup kembali. Iron Wing memang sempat bangkit. Mereka memenangkan beberapa team fight dan berhasil membawa net worth kembali seimbang. Io juga mulai mendapatkan item penting dan kembali bersaing dalam perolehan gold. Namun, BoomBoys hanya membutuhkan satu team fight besar di high ground Iron Wing.

Pertarungan berlangsung panjang, tetapi BoomBoys akhirnya menghancurkan pertahanan lawan. Para pemain Iron Wing terjebak di area base hingga akhirnya harus menerima kekalahan. BoomBoys menang 2-1 dan menyelesaikan reverse sweep.

BoomBoys Masih Mengejar Aegis of Champions

Kemenangan atas Iron Wing memastikan BoomBoys bertahan di Top 6 The International 2026. Mereka kini hanya berjarak beberapa kemenangan dari podium dan kesempatan mengangkat Aegis of Champions.

Bagi Iron Wing, finis di Top 8 memang menjadi perbaikan dibandingkan sejumlah hasil mereka dalam beberapa turnamen terakhir. Namun, melihat dominasi mereka pada awal musim, hasil tersebut tetap berada di bawah ekspektasi.

Sementara itu, BoomBoys semakin membuktikan bahwa konsistensi sepanjang musim bukan sekadar statistik. Setelah menyingkirkan Iron Wing dengan reverse sweep, mereka masih memiliki peluang untuk menciptakan sejarah dan membawa gelar juara dunia Dota 2 pertama bagi organisasi tersebut.

ligagame home of dota2 indonesia 7b308 c7191

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!