iNSaNiA : Trash Talk dan Toxic Resep Penyedap yang Bikin Dota 2 Awet Bertahun-Tahun

by Visahat

Aydin "iNSaNiA" Sarkohi dari Team Liquid berbicara tentang bagaimana trash talk dan toxic (ity) telah membantu Dota 2 tumbuh menjadi scene esports seperti saat ini.  Kapten tim Liquid yang berposisi sebagai pemain Support itu juga jumawa bahwa tidak peduli berapa banyak final besar yang dimenangkan Gaimin Gladiators, Team Liquid akan selalu memiliki lebih banyak penggemar.

Dalam podcast bertajuk “All Chat” yang dibawakan oleh komentator Dota 2 Inggris Austin “Cap” Walsh, Aydin “iNSaNiA” Sarkohi dari Team Liquid menilai  trash talk telah menjadi bagian budaya verbal yang membuat Dota 2 lebih menarik untuk ditonton. Pro player asal Swedia berusia 29 tahun itu berpendapat bahwa kata-kata kasar mengarah ke toxic dan flaming membuat Dota2 menjadi scene esports yang terus  berkembang selama bertahun-tahun. Drama yang terjadi setelah perbincangan sampah dalam game dibuat untuk “konten menghibur” di Dota 2 seperti yang dinyatakan Cap. Kastor tersebut bahkan memuji Johan "N0tail" Sundstein dan Sébastien "Ceb" Debs karena sendirian memulai seluruh budaya trash talk di kancah profesional Dota 2.

Menariknya, episode podcast tersebut juga menampilkan midlaner Gaimin Gladiator Quinn “Quinn” Callahan. Persaingan antara Team Liquid dan Gaimin Gladiators hanya bisa dianggap sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Dota 2. Kedua tim ini bertemu di final empat turnamen pada tahun 2023, semuanya mendukung Gaimin Gladiators.

iNSaNiA Mengatakan Trash Talking Membantu Dota Berkembang
Selama podcast, iNSaNiA mencatat bahwa pertukaran verbal yang memanas selama seri mana pun membuat game ini jauh lebih menarik dan menyenangkan untuk ditonton. Dia berkata, “Jika Anda menempatkan EG [Evil Geniuses] dan OG lama dalam satu ruangan dan membuat mereka mengatakan sesuatu, maka setelah itu seri ini akan menjadi 10 kali lebih seru. Menurutku itu membuat Dota lebih pedas dan menyenangkan. Karena rasanya ada banyak hal yang dipertaruhkan dan itu lebih dari sekedar menang atau kalah dalam sebuah pertandingan. Seperti persahabatan yang berakhir, lho. Itu adalah drama di Dota.”

iNSaNiA lebih lanjut menghubungkan pertumbuhan Dota 2 selama bertahun-tahun dengan pertukaran verbal tersebut. “Pada saat-saat seperti itu, terkadang tampaknya lebih banyak yang dipertaruhkan daripada kemenangan atau kekalahan, dan seluruh drama dalam permainan dimulai. Ini mungkin membantu Dota berkembang hingga seperti sekarang,” katanya.

Quinn mengungkapkan bahwa budaya pembicaraan sampah kini menjadi bagian dari Dota dan dalam salah satu turnamen ESL, penyelenggara turnamen meminta Anton "dyrachyo" Shkredov untuk menyerang lawan sebelum pertandingan dalam wawancara pra-pertandingan.

Trio iNSaNiA, Quinn, dan Cap berbincang berbagai topik mulai dari judul game lain hingga rivalitas kedua tim sepanjang tahun 2023. Pemain Team Liquid itu tak segan-segan menahan ucapannya dan berkata kepada Gaimin Gladiators 'Quinn, “Tidak masalah berapa banyak final besar yang Anda menangkan, penonton akan selalu mendukung kami.”

Cap kemudian membagikan pandangannya tentang banyaknya penggemar Team Liquid, menekankan bahwa statusnya sebagai “merek esports yang sangat tua” memainkan peran penting dalam menarik basis penggemar yang besar. Selain itu, Cap menyelidiki alasan di balik hal ini, khususnya di komunitas Dota 2.

Dia menceritakan percakapan dengan para penggemar, dan mencatat bahwa banyak dari mereka menjadi pendukung karena satu peristiwa atau momen yang mereka sukai, membuat mereka secara spontan memutuskan, “Inilah tim saya sekarang.”

Quinn sependapat dengan Cap dan menyebut selebrasi ikonik Team Liquid di The International 2013 sebagai salah satu contohnya. Dia berkata, “Ada begitu banyak penggemar Liquid karena Bulba suka melompat ke atas panggung dan berlarian dan sebagainya.”

ligagame home of dota2 indonesia 7b308 c7191

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

Tim Baru Dota2 L1GA Umumkan Roster Rekrut RAMZES666, RodjER dan Kiyotaka

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!