HellRaisers Menghentikan Operasi Selama Invasi Ukraina

by Jessica Elaine

Terdapat satu organisasi lagi yang terdampak oleh adanya invasi yang terjadi di Ukraina. Mereka adalah HellRaisers, organisasi esports asal Ukraina yang telah berdiri sejak tahun 2014. 

Di tengah invasi yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina, HellRaisers telah merilis pernyataan secara resmi dan rinci terkait konflik tersebut. Mereka mengumumkan akan menghentikan semua operasi untuk sementara waktu sampai perang berakhir. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Twitter resmi @/HELLRAISERSgg tepat Kamis (03/03/22). 

Organisasi esports tersebut menyatakan bahwa mereka tidak dapat terus beroperasi seperti biasanya, mengingat bahwa peristiwa yang dihadapi berkaitan dengan invasi terus meningkat. 

“Proyek HellRaisers tidak dapat terus bekerja dalam situasi saat ini dan akan ditunda sampai perang berakhir,” ungkap organisasi melalui pernyataan resmi. “Kita tidak tahu sampai kapan. Jaga keselamatan. Jaga dirimu.” 

Meskipun begitu, HellRaisers telah mengkonfirmasi bahwa semua staf akan tetap mempertahankan pekerjaan mereka. Setelah operasi dilanjutkan, mereka akan kembali beraktivitas seperti semula. Organisasi tersebut juga berkomitmen untuk terus membayar gaji para karyawan, bahkan ketika semua operasi sedang dihentikan. 

Pemberhentian ini juga berlaku untuk tim mana pun yang bermain di bawah bendera HellRaisers, termasuk CS:GO. Namun, terdapat sedikit pengecualian untuk tim Dota 2, di mana mereka diizinkan untuk terus bermain bersama di bawah bendera baru. 

Hal ini dikonfirmasi oleh mantan Manajer Dota 2 dari HellRaisers, yaitu Marie Gunina. Saat ini, ia secara aktif berusaha untuk mencari rumah baru agar para roster masih bisa tetap bermain. Mengingat bahwa saat ini, status HellRaisers tergolong sebagai Top 3 untuk EEU Regional Finals. 

Tim Dota 2 HellRaisers sendiri terdiri atas 2 pemain Kazakhstan dan 3 pemain Rusia. Dua diantaranya masih terjebak dalam “bloody dictator”, sehingga saat ini Marie berusaha untuk mencari cara guna memindahkan mereka. 

Marie sendiri bersama dengan Kepala Pelatih Tim yaitu Aleksandr “Nofear” Churochkin juga masih terjebak di Ukraina. Berusaha untuk tetap bertahan di bawah serangan prajurit milik Putin. 

“Kami ingin mempertahankan tim kami apa adanya, tetapi Anda tidak harus mempertahankan manajemen. Hanya biarkan saja anak-anakku berkompetisi bersama, kumohon.” ungkap Marie menjelaskan. 

HellRaisers juga akan memberikan pembaruan lebih lanjut tentang operasinya di masa yang akan datang. Ligagamers, kita doakan yang terbaik yuk untuk komunitas esports dan warga negara Ukraina! Semoga keselamatan dan perlindungan akan terus menyertai mereka. 

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!