GPK Isyaratkan Keluar Dari Virtus Pro, Apakah Gimmick Semata?

by Zili

Playoff EEU baru saja berakhir. Drama-drama yang terjadi didalamnya pun ikut selesai, tapi tidak dengan hal yang diperbuat oleh Ivan "Pure" Moskalenko. Setelah kontraknya di putus sepihak oleh Virtus Pro, Ivan "Pure" Moskalenko masih menjadi perbincangan hangat di seluruh skena kompetitif Dota 2 di dunia.

Drama yang dilakukan oleh Ivan "Pure" Moskalenko dinilai sangat mengotori skena kompetitif Dota 2 terutama Eastern Europe. Rasisme adalah salah satu permasalahan yang sampai saat ini masing sering kita jumpai di berbagai perhelatan olahraga tanpa terkecuali.

GPK-3_3b8ba.jpg

Perbincangan kian hangat ketika kita berbicara tentang sisa tim Virtus Pro, yaitu Danil “GPK” Skutin, Dmitry “DM” Dorokhin, Daniyal “Yammich” Lazebnyy dan Egor “Xakoda” Lipartiia. Karir mereka terancam pupus dikarenakan ulah dari oleh Ivan "Pure" Moskalenko. Bagaimana tidak, harapan untuk bisa bermain di ajang tertinggi Dota 2 yaitu Major dan The International sirna menyusul kasuss yang dipicu oleh Ivan "Pure" Moskalenko. Mereka di diskualifikasi secara tidak terhormat oleh BeyondTheSummit selaku event organizer EEU DPC Playoff.

Danil “GPK” Skutin selaku kapten tim secara terpisah dan mengejutkan membuat beberapa sneak-peek tentang apa yang akan terjadi di kubu Virtus Pro. Ia secara terang terangan menuliskan “LFT EU” yang berarti available dan  mencari tim baru di Eropa. Dengan demikian desas desus perpecahan di kubu Virtus Pro pun kian tercium baunya. Sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut dari organisasi Virtus Pro.

BACA JUGA: Yatoro Mulai Nakal, Sebut BOOM Esports Tim “Biasa-Biasa Saja”

Dalam suatu stream di Twitch, Danil “GPK” Skutin keluar di live-chat dan mengatakan “LFT EU LOL” yang sangat mengagetkan penonton livestream pada saat itu. Kabar tersebut langsung secara tersebar melalui Reddit dan sempat menjadi hot topic pada saat itu. Banyak juga yang berbicara bahwa Danil “GPK” Skuti memang adalah top 3 midlaner terbaik di dunia dan harus cepat cepat mencari tim agar karirnya tidak redup terlalu dini. Selanjutnya Danil “GPK” Skuti membuat Instagram Story dengan caption yang sama “LFT EU”.

GPK-2_4da39.jpg

Danil “GPK” Skuti sendiri sudah melanglang buana di skena kompetitif Dota 2 Eastern Europe. Beberapa tim tersebut antara lain, Vega Squadron, Gambit Esports, dan VP Prodigy. Dengan pengalaman yang cukup banyak tersebut, Danil “GPK” Skuti dibilang masih akan mendulang karir yang cukup baik walaupun sempat tersandung drama di EEU DPC Playoff minggu lalu.

Nigma Galaxy Europe adalah salah satu tim yang digadang gadang akan menjadi pelabuhan Danil “GPK” Skuti setelah kapal nya di Virtus Pro dinilai sudah “karam” oleh beberapa orang. Nigma Galaxy Europe sendiri memang baru saja menonaktifkan Igor "iLTW" Filatov dari roster dan Amer “Miracle” al-Barkawi berubah posisi dari midlaner ke posisi carry menggantikan Igor "iLTW" Filatov. Dengan demikian posisi midlaner di Nigma Galaxy Europe masih kosong. Sementara ini posisi mid Nigma Galaxy Europe diisi standin oleh pelatih Nigma Galaxy Europe Roman "rmN-" Paley.

Kira kira tim mana yang akan menjadi pelabuhan sebenarnya dari Danil “GPK” Skuti? Apakah Nigma Galaxy Europe? CIS Rejects? Atau ada nama tim lain?

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

AS Monaco Gambit Umumkan Perpisahan, Gambit Gunakan Roster Lama

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!