DPC EEU Spring Tour Kembali Tertunda Akibat Konflik Rusia dengan Ukraina

by Jessica Elaine

Valve beserta mitra penyelenggara turnamen, sedang bersiap untuk meluncurkan DPC 2022 Spring Tour yang akan diadakan pada 14 Maret. Tetapi, bayang-bayang akibat invasi yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina, terus memberikan dampak secara langsung terhadap kompetisi. 

Sebelumnya, Valve bersama Russian TO Epic Esports Events mengumumkan bahwa Eastern Europe’s DPC Spring Tour akan ditunda tanpa adanya batas waktu, akibat konflik yang terjadi di Ukraina. Hari ini, Valve kembali memberikan update soal keputusan tersebut. Ia menyebutkan bahwa penundaan ini akan berlanjut di masa mendatang. 

“Ketika penderitaan mengerikan yang disebabkan oleh perang di Ukraina terungkap, kami tidak bisa menemukan cara agar liga DPC Eropa Timur bisa terjadi seperti yang dibayangkan pada masa mendatang, dan dengan sangat menyesal kami baru-baru ini harus menunda Spring Tour di salah satu komunitas yang paling ramai dan beragam,” ungkap Valve melalui pernyataan resmi yang diunggah dalam situs Dota 2. 

“Mengingat keadaan ini, Epic Esports Events secara proaktif akan menghubungi kami untuk menyerahkan hak mereka atas DPC EEU, sehingga pemain, tim, dan komunitas dapat fokus pada keselamatan dan keamanan.” ujar Valve menambahkan. 

Seiring dengan keputusan TO dalam melepaskan hak produksinya untuk wilayah dan kompetisi, Valve juga mencatat bahwa ada beberapa pemain dalam skena kompetitif yang telah meminta agar liga tetap dilanjutkan. Namun, perusahaan tetap memilih untuk menundanya terlebih dahulu. 

Valve saat ini terus melakukan kontak secara langsung dengan semua tim yang terlibat dalam DPC EEU. Hal ini berguna untuk update akan situasi dari masing-masing tim, serta mendapatkan umpan balik untuk keberlangsungan turnamen di masa yang akan datang. Mengingat bahwa setiap pemain untuk DPC EEU berada di Rusia, Ukraina, maupun sejumlah wilayah lain yang juga terkena dampak, keputusan ini tampaknya tepat untuk dilakukan oleh pihak Valve. 

“Dota adalah permainan global yang tak terpisahkan. Nama The International sendiri merupakan bukti dari perayaan olahraga bersama yang menghubungkan orang-orang dari setiap negara, menjadi suatu komunitas tunggal untuk penggemar yang bersemangat,” tulis Valve. 

“Tujuan kami dengan turnamen dan DPC secara keseluruhan selalu difokuskan untuk menunjukkan kekuatan luar biasa dari hubungan manusia yang tumbuh subur, dengan partisipasi dari semua bagian fandom Dota.”

Pesan yang disampaikan oleh Valve terus mendorong bahwa Dota adalah permainan yang berfokus untuk menyatukan audiens internasional. Pernyataan juga diakhiri dengan ungkapan bahwa perusahaan “berharap agar teman-teman kita di wilayah yang terkena dampak bisa tetap aman.”

Higgga saat ini belum diketahui sampai kapan penundaan tersebut akan dilakukan. Namun, setiap pembaruan di masa mendatang terkait EEU Spring Tour nantinya akan kembali dibagikan oleh Valve, seiring dengan komunikasi yang terus berlangsung antara perusahaan dengan tim-tim di wilayah CIS.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

 

Baca selanjutnya:

Tundukkan Tundra 3-2, BOOM Esports Juara Galaxy Gamer Dota 2 Dubai 2022

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!