DPC WEU Tour 3 2021/2022 : Alliance “Bonyok” di DPC, Saatnya Bongkar Roster?

by Zili

Kabar tidak mengenakkan datang dari mantan juara The International 2013 yaitu tim Alliance. Tim yang berbasis di Swedia menjadi salah satu tim dengan reputasi memiliki nama yang cukup sering terdengar di obrolan pencinta Dota 2 di seluruh dunia. Setelah sempat merasakan degradasi ke divisi 2, akhirnya Alliance kembali membuktikan ke publik bahwa mereka masih layak dikatakan sebagai tier 1 tim dengan cara melakukan relegasi ke divisi 1 dengan roster yang baru. Perombakan roster  setelah mereka gagal total di The International 10 yang lalu setelah kalah dari T1 di Lower Bracket round 2.

Perubahan roster ini memang terendus cukup lama mengingat performa mereka di DPC tidak terlalu baik. Mereka harus terseok-seok untuk dapat menngikuti The International 10. Ketika event akbar ini berlangsung pun, mereka masih sangat kesulitan untuk dapat naik ke klasemen tengah grup A The International 10. Setelah kejadian tersebut, manajemen memutuskan untuk mengeluarkan beberapa nama dari roster nya yaitu Linus “Limmp” Blomdin, Gustav “s4” Magnusson, Simon “handsken” Haag dan Artiom “fng” Barshack. Dengan keluarnya beberapa roster tersebut, Alliance membutuhkan lebih dari 2 bulan untuk membentuk tim dengan roster yang baru.

Alliance-2_43dee.jpg

Gebrakan pertama Alliance adalah merekrut  mantan pemain Nigma Galaxy EU yaitu Aliwi “w33” Omar. Meski sempat mandek dikarenakan drama penolakan Aliwi “w33” Omar  dikarenakan Alliance yang merupakan salah satu perusahaan judi terbesar di Eropa, akhirnya ia menerima ajakan dari manajemen Alliance untuk bisa masuk dan menjadi pemainnya di tur DPC selanjutnya. Selanjutnya beberapa nama baru pun masuk seperti Moiez “symetricaL” Lin, Adam “Aramis” Moroz dan Nikolay “CTOMAHEH1” Kalchev.

Dengan masuknya nama-nama yang fresh, wajar bila fans tim Alliance memiliki ekspektasi yang cukup tinggi untuk melakoni laga di divisi 2. Hal itupun terbayar. Alliance sukses menyapu bersih pertandingan  di divisi 2 kecuali melawan stack mantan pemain mereka yaitu Goonsquad. Mereka pun berhasil naik kembali ke Divisi 1.

Di tour ketiga ini akhirnya merasakan lagi untuk bermain di divisi 1 DPC Western Europe Tour 3. Tetapi bak dunia terbalik, performa Alliance dapat dibilang paling buruk dibanding seluruh tim yang bertanding di Western Europe DPC. Mereka tidak pernah menang sekalipun melawan tim manapun. Mereka sama sekali tidak mengantongi point apapun dan kalah empat kali sehigga terbenam di posisi 8 dengan total skor 0-4.

Dengan performa yang sangat buruk ini, sudah hampir dapat dipastikan Alliance akan kembali ke divisi 2 di tour selanjutnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan. Kira-kira apa yang akan terjadi dengan roster Alliance ke depannya? Apakah akan ada perombakan? Who knows? Stay grind, stay green!

ligagame home of dota2 indonesia 7b308

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

MinD_ContRoL Jelaskan Pengaruh SumaiL ke Permainan Nigma Galaxy

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!