DPC SEA 2021: Fnatic Pastikan Satu Langkah Lolos ke Singapore Major Setelah Tekuk TNC Predator

Fnatic kalahkan TNC Predator DPC SeA 2021

Fnatic kembali membuktikan dominasinya di scene Dota 2 region Asia Tenggara. Pada laga pamungkas DPC SEA 2021 yang berlangsung Rabu malam (24/2), Fnatic berhasil menundukkan rival abadinya TNC Predator dengan skor 2-1. Kemenangan ini mengantar Fnatic ke posisi puncak klasemen Upper Division DPC SEA 2021. Jatah satu tiket ke turnamen Major Singapore sudah hampir dipastikan, meski masih harus menunggu hasi pertandigan Neon vs T1.

Laga sarat gengsi antara kedua tim sudah berlangsung sengit sejak game pertama. TNC lebih berinisiatif mengambil kendali lewat permainan Gabbi dengan hero Morphling. Dengan permainan apik dari support Spirit Breaker, Gabi berhasil bulid Aghanim’s Scepter, sehingga Fnatic tidak dapat mengimbangi Charge of Darkness. Kondisi kurang menguntungkan bagi Fnatic bisa juga lantaran draft pick yang terlalu agresif, dengan Alchemist Battle Fury di off-lane dan safe lane Phantom Lancer — keduanya malah tidak dapat berbuat banyak dan game berakhir dengan cepat.

Menang di game pertama, TNC ingin mengulangi strategi kombo di gae berikutnya. Fnatic merespon dan belajar dari kesalahan mereka, memilih lineup hero yang jauh lebih cepat, Raven pick Lycan dan Natthaphon "Masaros" memainkan Timbersaw. TNC mulai kewalahan dan mencoba bangkit di pertengahan pertandingan. Gabbi menguasai Morphling tetapi kali ini tidak cukup menjadi solusi untuk melakukan push lane. Sementara Fnatic menunjukkan permainan tim yang luar biasa dan akhirnya meraih game kedua.

BACA JUGA: 23Savage Debut Impresif Bawa BOOM Esports Raih Kemenangan di DPC 2021 SEA

Di game ketiga, Fnatic mem-banned Morphling yang memang telah menyulitkan. Seteah beberapa menit laga game tiga berjalan, Raven dengan Phantom Assassin berhasil mengumpulkan net worth. Sementara TNC disibukkan dengan legiun space creators dan upaya mereka tidak mampu menghentikan Raven yang menjadi carry mengantarkan kemenangan. Skor pun berkesudahan 2-1 untuk Fnatic.

Kemenangan atas musuh bebuyutan seakan mengapus rangkaian hasil buruk Fnatic mereka pada turnamen regional sebelumnya. Setelah mengalami bongkar pasang roster pasca musim turnamen online, roster tim yang berbasis di Malaysia mulai solid dengan lineup: Raven (Marc Polo Luis Fausto), Moon (Kam Boon Seng), Masaros (Natthaphon Ouanphakdee), Jabz (Anucha Jirawong), dan DJ (Djardel Mampusti).

 Perebutan slot ke Singapore Major masih mendebarkan karena di seri terakhir DPC SEA Upper Division mempertemukan Neon Esports vs T1. Meskipun Fnatic telah memastikan satu langkah untuk lolos ke Major dengan catatan 6-1, mereka hanya akan menjamin tempat pertama dan unggulan langsung jika Neon kalah sehingga poin mereka 5-2.

Jika Neon kalah dari T1, mereka harus memainkan laga tiebreak dengan T1 untuk menentukan unggulan kedua dan ketiga.

Namun, jika Neon menang, maka Fnatic harus memainkan laga tiebreak best-of-one versus Neon, dan tim yang kalah akan berlaga di Major melalui group stage. Sementara itu dua tim Upper Division SEA lainnya yakni TNC dan BOOM Esports, yang sama-sama membukukan main 4-3, akan menghadapi T1 sebagai kesempatan meraih posisi ketiga dan menuju Major dengan jatah wild card.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian! 

Baca selanjutnya: 

Patch 7.28c di Dota 2 Datang dengan Nerf Buat Aghanim Shard Earthshaker yang Kelewat Imba!

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!