DarkMago Gagal Dapatkan Visa, Thunder Awaken Gagal Tampil Full Power di Arlington Major

by Zili

Wakil tim dari region South America yaitu Thunder Awaken mengumumkan bahwa mereka tidak akan bermain dengan full line up dikarenakan masalah visa. Salah satu pemainnya yang mengisi posisi midlaner yaitu Herrera "Darkmago" Gonzalo dikabarkan gagal melakukan interview visa dan dengan demikian ia tidak akan bisa menghadiri Arlington Major. Hal ini di umumkan oleh organisasi Thunder Awaken melalui seluruh social media officialnya. Meski demikian, mereka belum mengumumkann siapakah yang akan mengisi kekosongan di tubuh tim South America tersebut.

Thunder Awaken adalah salah satu dari dua perwakilan wilayah South America di Arlington Major, tetapi untungnya bagi mereka, poin Dota Pro Circuit untuk turnamen ini tidak penting lagi. Thunder Awaken menempati posisi pertama di ketiga liga regional Tur DPC tahun ini dan menyelesaikan 6 besar di Major sebelumnya, yang mendorong mereka ke puncak peringkat DPC keseluruhan, mereka saat ini duduk dengan 1540 poin, yang sudah menjamin mereka mendapat tempat di The International 11.

“Komunitas yang terhormat,

Dengan sangat sedih kami informasikan bahwa pada hari Senin, 25 Juli, visa Darkmago untuk masuk ke Amerika Serikat ditolak dan tidak bisa bersaing di babak penyisihan grup PGL Arlington Major. Kami saat ini memproses wawancara kedua di kedutaan, berharap hasilnya menguntungkan baik di sana maupun di Major, sehingga dia bisa bersaing di beberapa tahap turnamen.

Selain yang di atas, visa Sacred, Vintage, dan Pakaz akan memakan waktu hingga 4 Agustus, hari di mana kita hanya bisa bepergian, kami memutuskan untuk forfeitdi pertama hari turnamen (seri penyisihan grup). Ini adalah situasi yang sulit bagi tim kami.”

BACA JUGA: Banyak Mantan Pro Player HON Hijrah Ke Dota 2, Apa Soal Penghasilan? Ini Jawabannya!

Di PGL Arlington Major, Thunder Awaken akan memulai dari Grup A, di mana tiga tim akan tersingkir, tidak seperti di Grup B di mana hanya dua tim yang akan mengakhiri perjalanan Major mereka setelah Xtreme Gaming kehilangan tempat mereka juga karena masalah visa. Bersamaan dengan Thunder Awaken, di Grup A yang sama, Fnatic akan bermain dengan tiga pemain stand-in yang belum diumumkan, Royal Never Give Up juga akan menggunakan stand-in untuk posisi carry dan Talon Esports akan memiliki posisi support 4 T1 yaitu Kenny “Xepher” Deo.

Di ESL One Stockholm 2022, keempat tim asal China tidak dapat hadir. Ini terjadi karenna lockdownn ketat yang terjadi di China pada saat itu. Masalah visa dan pembatasan perjalanan juga membuat Mind Games didiskualifikasi dari turnamen tersebut, dan OG bermain dengan stand-in. Stockholm Major kemarin adalah salah satu Major dengan masalah visa terbanyak. Sekarang, dengan tim SEA, China dan South America yang menghadapi masalah visa, sejarah tampaknya terulang. Tim Cina di Stockholm memainkan final regional pengganti. Namun, jika Fnatic adalah satu-satunya tim yang absen, kemungkinan tidak akan ada acara pengganti. Stay grind, stay green!

ligagame home of dota2 indonesia 7b308

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

N0tail : KuroKy dan Puppey Tidak Bisa Tidur Tenang Sebelum The International 11

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!