Carry Io Comeback di TI 2026! Kuasai Level 15 dan Aghanim's Scepter, Langsung Gas di Pubs

by Rex "Regum" Rusman

Io kembali menjadi salah satu hero yang mencuri perhatian di The International 2026 (TI 2026). Menariknya, hero yang selama ini lebih identik dengan peran support tersebut kini beberapa kali muncul sebagai carry di panggung kompetitif.

Kemunculan Io sebagai carry bukan sekadar eksperimen pemain profesional. Pilihan ini memiliki alasan kuat dan bahkan cukup layak dicoba di pertandingan publik atau pubs. Beberapa pemain seperti Ame dan Pure memang sempat kesulitan membuat strategi ini bekerja pada hari pertama fase grup, tetapi performa Io kemudian menunjukkan bahwa hero tersebut memiliki potensi besar dalam meta saat ini.

Ada beberapa faktor utama yang membuat carry Io kembali populer.

Talent Level 15 Jadi Power Spike Besar

Salah satu alasan terbesar Io kembali masuk meta adalah talent level 15 di sisi kiri yang memberikan tambahan 50 persen damage untuk Spirits. Bonus tersebut memberikan peningkatan damage yang sangat besar. Tidak hanya berguna ketika Io terlibat dalam teamfight, Spirits juga menjadi alat farming yang jauh lebih efektif.

Begitu mencapai level 15, Io dapat mulai bermain agresif. Banyak hero lawan akan kesulitan menghadapi damage Spirits yang sudah mendapatkan peningkatan sebesar itu pada fase permainan tersebut.

Timing inilah yang membuat Io juga berpotensi dimainkan di posisi mid. Dengan mendapatkan solo experience, Io bisa mencapai level 15 lebih cepat dibandingkan jika dimainkan pada posisi lain. Jadi, bagi pemain pub, jangan menganggap level 15 sebagai sekadar milestone biasa. Talent Spirits tersebut merupakan salah satu titik balik utama carry Io.

Aghanim's Scepter Bikin Farming Makin Ngebut

Power spike berikutnya datang ketika Io mendapatkan Aghanim's Scepter. Item tersebut dapat dipadukan dengan talent level 15 untuk membuat kemampuan farming Io meningkat secara drastis. Dalam kondisi yang tepat, Io mampu melakukan farming pada dua neutral stack sekaligus dan membersihkan satu creep wave dalam waktu yang sangat singkat.

Kecepatan farming ini menjadi salah satu alasan mengapa Io tetap menarik meskipun membutuhkan resource untuk berkembang.

Dalam pertandingan TI, pemain seperti Kiritych dari BoomBoys juga memanfaatkan Helm of the Dominator pada creep Kobold yang memiliki aura movement speed. Ketika dikombinasikan dengan Tether, Io dapat bergerak dari satu camp ke camp lainnya dengan sangat cepat.

Teknik tersebut bukan strategi baru, tetapi menjadi semakin efektif dalam meta yang mengutamakan farming cepat dan split push.

Io Punya Fleksibilitas Draft yang Gila

Keunggulan lain Io adalah fleksibilitas posisi. Di TI 2026, Io memang paling banyak terlihat sebagai carry dan posisi tersebut menjadi salah satu peran terbaiknya. Namun, hero ini tetap dapat dimainkan oleh pemain carry, mid, soft support, bahkan hard support.

Tidak banyak hero yang mampu mengisi empat posisi berbeda dengan tetap memberikan nilai strategis. Hal tersebut membuat Io menjadi pilihan menarik dalam fase draft. Sebuah tim bahkan bisa melakukan first pick Io tanpa harus langsung menunjukkan posisi akhirnya.

Setelah hero lawan dan rekan satu tim mulai terlihat, Io dapat ditempatkan sesuai kebutuhan komposisi.

Bagi pemain pub, fleksibilitas tersebut juga bisa menjadi keuntungan. Jika kamu mendapatkan Io lebih awal, komposisi tim masih memiliki banyak kemungkinan sebelum seluruh draft selesai.

Carry Io Tidak Harus AFK Farming

Kesalahan umum ketika memainkan carry Io adalah menganggap hero ini harus terus melakukan farming dan baru aktif di late game. Padahal, justru salah satu kekuatan Io adalah tempo permainan yang relatif cepat.

Memang, carry Io tetap membutuhkan farm. Namun, hero ini dapat mulai memberikan pengaruh besar ketika mencapai level 15, sementara carry lain mungkin masih membutuhkan satu atau dua item penting sebelum benar-benar siap bertarung.

Kemampuan Relocate juga menjadi faktor penting. Io dapat bergabung ke pertempuran dari jarak jauh menggunakan ultimate tersebut. Hal ini memungkinkan Io hadir dalam skirmish lebih cepat dan memberikan impact pada fase permainan ketika carry lain mungkin masih sibuk mengumpulkan resource.

Pasangkan Io dengan Hero yang Tepat

Carry Io akan semakin efektif jika mendapatkan partner yang mampu menciptakan momentum. Salah satu contoh yang terlihat di TI adalah Team Yandex menggunakan Bounty Hunter untuk membantu mencari target atau melakukan scouting. Setelah menemukan kesempatan, Io dapat menggunakan Relocate untuk ikut masuk dan memberikan follow-up.

Strategi lain adalah mengombinasikan Io dengan hero seperti Largo, yang dapat membantu meningkatkan kemampuan bertahan selama teamfight.

Intinya, Io tidak harus bekerja sendirian. Hero ini akan semakin berbahaya ketika dipasangkan dengan rekan yang mampu membuka pertarungan, menemukan pickoff, atau memberikan sustain.

Cara Memainkan Carry Io di Pubs

Untuk pemain pub yang ingin mencoba strategi ini, kuncinya adalah memahami timing. Jangan hanya mengejar jumlah farm tanpa memperhatikan level. Salah satu target utama adalah mencapai level 15 secepat mungkin agar bonus damage Spirits bisa segera dimanfaatkan.

Setelah itu, Aghanim's Scepter menjadi salah satu timing penting untuk meningkatkan kecepatan farming. Namun, tetap perhatikan kondisi map dan jangan terlalu lama berada di area farming jika tim sedang membutuhkan bantuan.

Manfaatkan Relocate untuk bergabung dalam fight yang memang memiliki peluang memberikan keuntungan. Io memiliki kemampuan untuk berpindah dengan cepat, jadi jangan biarkan ultimate tersebut hanya menjadi alat kabur.

Jika tim mendapatkan momentum, manfaatkan kecepatan farming dan split push untuk memperlebar kontrol map.

Io Bisa Snowball, Tapi Tetap Punya Late Game

Secara keseluruhan, carry Io memiliki keunggulan karena bisa online lebih cepat dibandingkan banyak carry tradisional. Timing level 15 dan Aghanim's Scepter memungkinkan Io mendapatkan damage serta kecepatan farming dalam waktu relatif singkat.

Jika tim mampu memanfaatkan momentum tersebut, Io dapat membantu melakukan snowball dan mengambil alih kontrol map. Namun, jika rencana early dan mid game tidak berjalan sempurna, Io juga bukan hero yang otomatis kehilangan relevansi.

Dengan kemampuan farming yang cepat dan damage yang tetap solid, Io masih memiliki potensi untuk berkembang hingga late game.

Jadi, jika kamu melihat Io kembali muncul sebagai carry di TI 2026, jangan buru-buru menganggapnya sebagai pick aneh. Meta sedang memberikan ruang bagi hero ini untuk menjadi carry yang cepat online, fleksibel, dan mampu mengubah tempo pertandingan.

 

 

 

 

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!