BOOM Esports Juara DPC SEA 2021-22 Tour I , Fnatic, T1 dan Team SMG Terlibat Tiebreak

Fnatic, T1 dan Team SMG Terlibat Tiebreak

Fnatic berhasil menampilkan salah satu performa terbaiknya saat mengalahkan T1 2-1 pada DPC SEA (Dota Pro Circuit Southeast Asia) 2021-22 Divisi 1. Hasil ini membuat Fnatic, T1 dan Team SMG akan menjalani tiebreak tiga arah (threeway) untuk menentukan tempat kedua, ketiga, dan keempat. BOOM Esports dipastikan menjadi juara Winter Season DPC SEA setelah menang atas Execration.

Major pertama CPC 2021-22 memang dibatalkan, tapi itu tak mengendurkan persaingan di setiap regional, termasuk di Asia Tenggara. Fnatic, T1, dan Tim SMG menyelesaikan musim pertama dengan lima kemenangan dan dua kalah. Untuk menentukan urutan, ketiganya akan menjalani tiebreak BO1.

T1 vs Fnatic: Rekap Pertandingan

Game 1
T1 turun dengan Kunkka di safelane, mid Invoker, dan Queen of Pain offlane. Kedua tim bermain rapi dan sabar di fase awal sambil menyisir map. Fnatic mlai agresif mengambil inisiatif saat BKB, Raven dengan Monkey King dan Armel dengan Lina hampir full build item. T1 yang sedikit tertinggal belum siap bertarung sehingga terus kehilangan hero satu demi satu. Fnatic menjaga momentum dan menutup game di menit 35.

Game 2
T1 menurunkan meta yang lebih konvensional, dan pick hero andalan dan nyaman. Karl mendapatkan Lina berhasil mendominasi mid. T1 secara bertahap membangun keunggulan, Fnatic berusaha mengimbangi hingga pecah pertempuran di high ground. Setelah beberapa team fight, T1 berhasil menghancurkan base Fnatic di menit 50.

Game 3
T1 melakukan Doom awal di fase draft, sebuah strategi yang telah bekerja dengan baik di masa lalu. Namun, dengan Karl's Ember Spirit memiliki permainan yang sulit, T1 tidak memiliki pahlawan yang dapat diandalkan untuk mengatur pertarungan tim dan gank. Sebaliknya, Fnatic memiliki banyak potensi playmaking dan terus menempati sebagian besar peta. Tak satu pun dari pahlawan T1 menemukan pijakan, dan Fnatic menang dalam 42 menit.

Fnatic menampilkan bentuk permainan terbaiknya dan memperbaiki kesalahan kecil. Mereka bermain rapi dan melakukan pekerjaan dengan baik mulai dari laning hingga late game. Ketika T1 menerapkan beberapa strategi baru, Fnatic membaca permainan dengan baik dan menemukan cara. Bagi T1 ini adalah kali kedua mereka terpeleset, setelah secara mengejutkan kalah dari OB,Neon. Well, yang pasti kita nantikan saja laga tie-break yang pastinya sengit antara Fnatic, T1 dan Team SMG.

 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!