Adroit Esports Bubar! Apakah Tanda Dota 2 di SEA Semakin Mati?

Lagi-lagi tim Dota 2 SEA harus dibubarkan karena keringnya ranah kompetitif di masa pandemi.
adroit esports bubar

Organisasi asal Filipina, Adroit Esports memberhentikan seluruh operasinya dan membubarkan timnya karena masalah finansial akibat pandemi COVID-19. 

Hal ini diumumkan pada Facebook post Adroit Esports pada 14 November 2020. 

“Dengan berat hati kami harus mengabarkan komunitas bahwa kami telah membubarkan seluruh roster dan staff,” tulis Adroit Esports. 

“Semua yang besar atau kecil, harus berakhir. Pengorbanan telah diberikan oleh seluruh tim untuk tetap bertahan, tapi situasi pandemi telah membawa kami ke hal yang tak terhindarkan,” tambahnya.

Daftar roster Adroit yang dibubarkan antara lain: 

  • Justine “Tino” Grimaldo
  • Nicholson “Mac” Villanueva
  • Nikko “Nikko” Bilocura
  • Marvin “Boombacs” Rushton
  • Bryle “cml” Alviso

Adroit Esports adalah salah satu organisasi esports tertua, yang membawa tim Dota 2 dan dinobatkan tim terbaik karena berhasil merebut medali emas di SEA Games. Mereka sendiri juga bisa dibilang sebagai saingan cukup berat bagi tim Dota 2 Indonesia dan seluruh wilayah Asia Tenggara. 

Saat TI 9 berakhir, Adroit juga sempat mengamankan posisi di ML Chengdu Major dan ESL One Los Angeles. Walau akhirnya tidak berhasil memenangkan ajang Dota 2 tersebut.

adroit esports

Turnamen yang terakhir kali mereka ikut serta adalah DOTA Summit 13, di mana mereka berakhir di posisi keenam, kalah melawan Boom Esports. Memang belakangan ini, tim Dota 2 mereka tampaknya bergumul dalam menempati posisi teratas. Terutama saat Nastumi- dan Bok meninggalkan tim tersebut untuk Zerothreetwo Dota. 

Bukan hanya Adroit saja. Makin banyak nya tim Dota 2 yang dibubarkan saat ini. Mulai dari Geek Fam dan Reality Rift di Asia Tenggara. Hal yang serupa terjadi di wilayah NA, di mana Chaos Esports dan CR4ZY melepaskan roster Dota 2 nya. 

Evil Geniuses sendiri pun sepertinya kurang aktif sejak September ini. Sedangkan Team Unique juga mengambil langkah untuk membubarkan timnya baru-baru ini. 

BACA JUGA:

TNC.Gabbi Terjerat Drama Pelecehan Seksual, Apa Yang Dilakukannya?

Bagaimana nasib Dota 2 kedepannya?

Sejak pandemi menyerang dunia, Dota 2 DPC pun harus berhenti. Tidak ada minor ataupun major, apalagi The International 2020 yang seharusnya rutin dijalankan setiap Agustus. 

Sepertinya Valve sendiri kurang berusaha dalam menyikapi masalah tersebut. Bahkan berdasarkan sumber, Valve sempat menolak tawaran pemerintah Cina untuk menyelenggarakan TI10 di Tiongkok. 

Semoga saja Valve bisa segera ikut campur dan menangani masalah ini ya, agar komunitas Dota 2 pun bisa berkembang!


Untuk berita esports dan Dota 2 terbaru, jangan lupa follow Ligagame Esports ya!

BACA JUGA:

Fbz Siap Beranjak Dari Boom Esports ke Evil Geniuses

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!