3 Tim Arlington Major Berpotensi Hadapi Masalah Visa, Bagaimana Solusinya?

by Zili

Permasalahan administrasi perjalanan di dunia scene Dota 2 memang sangat kerap terjadi. Tidak jarang banyak tim yang gagal untuk melakoni laga LAN di suatu turnamen besar dikarenakan permasalahan ini. Di Stockholm Kemarin, Mind Games, yang menjadi wakil dari Eastern Europe terpaksa batal mengikuti Major dikarenakan permasalahan ini. Visa pemain dari Rusia memang sangat susah untuk “menembus” ketatnya peraturan di berbagai negara dikarenakan invasi yang terjadi di Rusia. Blok negara-negara di dunia seakan bersama-sama memboikot warga Rusia untuk masuk ke negaranya.

PGL Arlington Major akan menjadi Dota 2 Major terakhir dari rangkaian Dota Pro Circuit (DPC) 2021-22. Major ini akan sangat berdampak pda DPC point karena berpengaruh dengan direct invite ke event akbar, The International 11 (TI11). Akibatnya, tim yang sangat membutuhkan poin DPC, seperti Entity, Royal Never Give Up (RNG), dan Xtreme Gaming, memiliki banyak kesempatan di turnamen ini. Tetapi masalah visa dan administrasi mungkin menjadi penghalang bagi mereka.

Menurut desas desus dan kabar burung dari tim-tim ini, satu pemain dari masing-masing tim tidak dapat menyelesaikan wawancara visa. Upaya sedang dilakukan untuk melakukan kembali wawancara, yang diharapkan agar nantinya akan berhasil.

Arlington1-2_220ab.jpg

Setelah kapten Entity Dzmitry "Fishman" Palishchuk beberapa hari yang lalu yang mengemukakan tentang masalah yang dihadapi para pemain Rusia dalam administrasi perjalanan ke Arlington Major, manajer Entity Noah "Th3RealJP" Eigenheer, dalam komentarnya kepada dota2.ru, menjelaskan secara rinci situasi dengan posisi soft support dari Enntity yaitu Vladislav "Kataomi`" Semenov.

BACA JUGA: Riyadh Master Dota 2022: 10 Tim Berebut Prize Pool $4.000.000! Simak Jadwalnya!

Menurut laporan dota2.ru, aplikasi visa milik Vladislav "Kataomi`" Semenov memang disetujui, tetapi yang bersangkutan mengalami kesulitan selama tahap wawancara. Dia menyatakan bahwa hasil wawancara didasarkan pada pendapat pribadi daripada logika karena pelatih mereka, yang berasal dari Rusia, menerima konfirmasi visa dalam 10 menit sementara Kataomi Vladislav "Kataomi`" Semenov.

Menurut situs web berita esports milik China yaitu uuu9, dua tim asal China RNG dan Xtreme Gaming, di sisi lain, memiliki masalah dengan visa pemain carry mereka masing-masing yakni Daniel "Ghost" Chan Kok Hong dan Lou "lou" Zhen.

Daniel "Ghost" Chan Kok Hong yang seharusnya melewatkan Riyadh Masters 2022 untuk fokus mendapatkan visa AS, akhirnya bergabung dengan tim di acara yang dimulai pada 20 Juli, tetapi partisipasinya di Major masih belum pasti.

Lou "lou" Zhen dan Ding "Dy" Cong baru-baru ini muncul untuk wawancara visa untuk Xtreme Gaming, Xtreme Gaming menyatakan bahwa . Lou "lou" Zhen ditolak tanpa alasan. Dia akan kembali untuk kesempatan interview yang lain, dan tim berharap dia akan melewati tahap interview tersebut. Stay grind, stay green!

ligagame home of dota2 indonesia 7b308

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

Baca selanjutnya:

The Humble god is Back! Ana Jadi Stand-in Team Liquid di Riyadh Masters 2022 

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!