ESIC Jatuhkan Sanksi Skors 5 Tahun Pada Retchy dan 4pack Terkait Match-fixing

ESIC Jatuhkan Sanksi Skors 5 Tahun

Mantan pemain Rebirth CS:GO Sebastian "retchy" dan Kevin "4pack" Przypasniak dijatuhi larangan bermain selama lima tahun oleh Komisi Integritas Esports (ESIC) karena melanggar kode anti-corruption esports profesional. Ini adalah larangan pertama yang terkait dengan investigasi pengaturan pertandingan di Amerika Utara, yang bahkan melibatkan FBI.

Retchy dan 4pack diskors dari ESEA awal tahun ini setelah rekaman percakapan antara keduanya dengan salah satu rekan tim Rebirth, Carson "nosraC" O'Reilly, muncul pada bulan April, di mana mereka mendiskusikan rencana untuk "mengatur" hasil pertandingan melawan Russian Canadians di ESEA Premier musim 35 Amerika Utara. Pertandingan tersebut, bagaimanapun, tidak pernah terjadi karena Russian Canadians mengundurkan diri (forfeited).

CSGO scaled d0535

NosraC juga telah mendapat hukuman banned, tetapi dengan masa larangan 111 hari, yang berakhir pada pertengahan Juli. ESIC menyimpulkan NosraC hanya berpartisipasi dalam satu "kalimat tidak meyakinkan" dalam rekaman yang dimaksud dan oleh karena itu tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa dia melanggar anti-corruption code. Namun, dia dianggap tidak mengungkapkan hal yang diketahui tentang rencana persekongkolan timnya.

BACA JUGA: B8 Besutan Dendi Buka Divisi CS:GO

Dua pemain yang disebutkan dalam rekaman tersebut, Alex “vek” Voynov dan David “J0LZ” Jolin, belum didakwa atas pelanggaran yang sama dan masih bebas untuk berpartisipasi dalam event ESIC. Daftar penyelenggara turnamen yang bermitra dengan organisasi pengawas esports sangat luas, diantaranya ESL, DreamHack, BLAST, WePlay, Eden, dan Relog Media. ESIC juga merekomendasikan agar semua penyelenggara turnamen non-mitra melarang retchy dan 4pack turun dalam event lain.

Komunitas CS:GO menantikan ESIC merilis perkembangan terkait dengan investigasi pengaturan pertandingan di Amerika Utara, yang telah berlangsung sejak 2020. Sejauh ini ESIC masih menyelidiki dan menyelesaikan dakwaan untuk 34 player atas pelanggaran anti-corruption code selama partisipasi mereka di ESEA Premier Amerika Utara.

Belum lama ini juga muncul kasus di scene kompetitif CS:GO sebelumya yang terjadi di turnamen IEM Cologne. Mantan head coach Heroic yakni Nicolai “HUNDEN” Petersen terbukti berbagi informasi dari buku strategi tim dengan pihak lain menjelang turnamen pada bulan Juli lalu. ESIC diharapkan bisa merilis keputusan pada hari Rabu, 25 Agustus ini. 

Ikuti terus info terbaru seputar CSGO dan berita esports terlengkap di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian! 

Baca selanjutnya: 

Team Heroic Pecat Head Coach Hunden Gara-Gara Ini!

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!