Dev1ce Tinggalkan Astralis, Bergabung ke Ninjas in Pyjamas

by Wirangga Muhammad
Dev1ce Pro Player CS:GO

Salah satu pemain legendaris CS:GO Nicolai ‘dev1ce’ Reedtz resmi tinggalkan Astralis, tim yang telah dibelanya selama hampir enam tahun, dan bergabung ke Ninjas in Pyjamas.

Kabar tersebut sangat mengejutkan bagi para fans CS:GO dan sama sekali tidak ada yang menyangka dev1ce akan meninggalkan organisasi CS:GO terkuat dari Denmark, mengingat bahwa dirinya merupakan salah satu roster dari founding member Astralis sejak tahun 2016.

Seperti yang telah diketahui bahwa Astralis mengalami penurunan performance di tahun 2021 ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun melepas salah satu pemain bintangnya merupakan hal yang sama sekali tak terduga.

Astralis mengatakan bahwa transfer terebut adalah “permintaan pribadi” dari sang pemain, yang di mana dev1ce ingin bermain di Stockholm, Swedia.

“COVID dan segala sesuatu yang terkait selama setahun kebelakang ini terasa sangat berat bagi kita semua, bagi semua orang dalam bidang karir apa pun,” ujar dev1ce dalam press release.

“Berada jauh dari kantor, tidak dapat bertemu dengan teman satu tim, dalam keadaan online dan berlatih secara virtual, dan bermain dari jarak jauh benar-benar telah menjadi sebuah tantangan. Sudah jelas, bagaimana aku begitu merindukan memiliki sebuah tim dan organisasi yang dekat dengan tempat tinggalku sekarang, dan berbagai alasan lainnya membuat saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengubah keadaan dan menemukan diriku kembali dalam semua ini.”

BACA JUGA: Red Bull Flick Tournament CS:GO "Duo Team" Dibuka April 2021

Kasper Hvidt, direktur olahraga dari Astralis, berkata “Nicolai telah menjadi salah satu bagian dari Astralis dan merupakan inti dari tim sejak hari pertama, dan dia juga telah menjadi seseorang yang vital bagi tim. Dia adalah salah satu pemain terbaik sepanjang waktu, dan berpisah dengan pemain seperti dirinya adalah bukan sesuatu yang mudah bagi tim manapun.”

Metode yang digunakan Ninjas in Pyjamas dalam menangani kesehatan mental juga merupakan faktor utama yang menjadi keputusan dev1ce untuk bergabung. “Semua orang yang telah mengikutiku selama karirku di CS:GO tahu bahwa aku telah mengalami segala hal; dari mulai choking (merasa under pressure saat kalah) dan kemenangan,” ujar dev1ce.

device NiP e7c72 a39e3

image via Ninjas in Pyjamas

Dev1ce, dengan role utama sebagai AWPer dan juga handal menggunakan rifle, akan bergabung dengan tim yang beranggotakan pemain-pemain Swedia yaitu REZ, Plopski, dan hampus, dan juga bisa dengan mudah berkomunikasi menggunakan bahasa Swedia untuk turnamen-turnamen selanjutnya.

“Saat ini aku tinggal di Swedia, berbicara bahasanya dan sangat bersemangat untuk bermain dengan para pemain muda dalam projek NiP,” tambah dev1ce.

Dev1ce bergabung dengan NiP dengan kontrak selama tiga tahun. Berita tersebut sudah dikonfirmasi oleh organisasi dari Swedia tersebut.

Nicolai “dev1ce” Reedtz akan bermain dengan menggunakan jersey dari NiP saat turnamen Regional Major Ranking Flashpoint 3  mendatang. Turnamen tersebut tentu akan terasa sangat berbeda bagi sang pemain yang sebelumnya telah berhasil memenangkan turnamen major CS:GO selama empat kali.

Ikuti terus berita CS:GO terbaru di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian.

Baca selanjutnya:

oBo, Bocah 17 Tahun Masuk Roster CS:GO Evil Geniuses

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!