Analisa Pertandingan The International 7. IG Tampak Sudah Siap Menghadapi Gaya Main Team Liquid

Tim favorit dari grup A yaitu Team Liquid yang berhasil keluar sebagai juara grup A harus langsung menelan kekalahan di fase Playoffs dari tim yang mereka pilih untuk bertanding yaitu Invictus Gaming dengan skor 2-1.

Di fase grup, Team Liquid berhasil mengamankan posisi pertama dengan meraih 13 kemenangan dan hanya 3 kekalahan dari tim Evil Geniuses (1 kali), LGD Gaming (1 kali), dan TnC Gaming (1 kali). Sedangkan lawan mereka yaitu tim Invictus Gaming menempati posisi ketiga di grup B dengan 10 kali kemenangan dan 6 kali kekalahan dari Newbee (1 kali), LGD.Forever Young (2 kali), Execration (1 kali), OG Dota 2 (1 kali), dan Virtus.Pro (1 kali).

Sebagai pemimpin klasemen di grup A, Team Liquid berhak untuk memilih lawan mereka di fase Playoffs dan mereka memutuskan untuk memilih melawan Invictus Gaming. Tidak disangka-sangka saat bertanding ternyata tim IG mampu bermain dengan baik dan terlihat sangat siap menghadapi formasi dari Team Liquid. Oleh karena itu Team Liquid terpaksa harus menelan kekalahan dan turun ke Lower Bracket untuk menjalani pertandingan hidup mati dengan melawan Team Secret dalam pertandingan Best of Three pada tanggal 8 Agustus 2017, 06:00 WIB.

Berikut ini analisa jalannya pertandingan antara Team Liquid melawan Invictus Gaming :

Game 1

Pada pertandingan pertama, terlihat sekali tim IG memilih Hero yang memang menjadi counter dari gaya permainan yang sering dilakukan oleh Team Liquid. Fase Early Game berpihak pada tim IG dimana Night Stalker mampu melakukan rotasi dengan baik di saat malam tiba. Kemudian Tusk dari Team Liquid tidak bisa berbuat banyak karena Hero dari tim IG memiliki Hero Batrider dan Night Stalker yang bisa dengan mudah kabur dari pertempuran dengan skill mereka.

Sebenarnya Weaver yang dimainkan oleh Matumbaman mampu mendapatkan beberapa Kill, namun karena Bat Rider mendapatkan keunggulan di Early Game dan berhasil mendapatkan Blink Dagger dengan cepat maka tim IG memutuskan untuk sering melakukan gank dengan 3 pemain mereka yaitu Xxs dengan Hero Batrider, BoBoKa dengan Night Stalker, dan Q-HHH dengan Ancient Apparrition yang berhasil mendapatkan kill pada Core Hero dari Team Liquid.

Invoker yang dimainkan oleh Miracle- awalnya bisa memberikan perlawanan di Early-Mid game, namun Alchemist dari tim IG sangatlah unggul dari segi farming dan membuat mereka mampu memenangkan war dan berhasil merebut Aegis pertama yang dipegang oleh Alchemist. Pada menit 23 dan 27 tim IG berhasil melakukan Team Wipe yang membuat Team Liquid kehilangan Barrack Mid dan Top. Lalu pada menit ke-30 Mega Creep berhasil didapatkan tim IG dan tak lama kemudian Team Liquid memanggil GG. 1-0 untuk tim Invictus Gaming.

Game 2

Kali ini Team Liquid mampu bermain dengan baik dengan menggunakan strategi KOTL dan BB sebagai Offlaner dan mempertemukan Ursa dengan Alchemist di Mid. Mereka mampu unggul di fase Laning dan membuat mereka mampu mencegah Alchemist untuk farming dengan memberikan perlawanan pada stacking yang dipersiapkan oleh tim IG. Tapi Hero SK yang mampu membeli Blink Dagger dengan cepat dan bersama dengan Riki mampu memberikan ruang bagi Lycan dan Alche untuk melakukan farming yang diperlukan bagi 2 Core Hero tersebut.

Team Liquid tidak mau berlama-lama karena tahu bahwa tim IG lebih kuat di late game sehingga mereka melakukan push secara terus menerus pada base tim IG. Tapi IG mampu menahan serangan dari Team Liquid meski harus menggunakan beberapa kali Buy Back. Karena Team Liquid memiliki map control maka mereka berhasil mengamankan Aegis bagi tim mereka. Tim IG mampu membangun momentum dengan melakukan smoke gank yang berhasil mengejutkan Team Liquid. Namun karena mereka memiliki Aegis dan juga Cheese, malah tim IG yang harus mengalami kekalahan dalam war tersebut. Akhirnya mereka mampu mendapatkan Barrack pada menit ke 33 dan melanjutkan push untuk menyelesaikan pertandingan.

Tim IG berhasil melakukan perlawanan dan berhasil membunuh 4 pemain tim Liquid dan melakukan serangan balasan. Tapi setelah Hero KOTL hidup kembali, momentum tim IG hilang karena kemampuan dari KOTL yang sangat bermanfaat saat war. Menyadari hal tersebut mereka berfokus untuk membunuh Hero KOTL terlebih dahulu saat perebutan Aegis. Namun segera GH melakukan buyback dan kembali berperang, tim IG harus menelan kekalahan dan menyerahkan Aegis serta Cheese kepada tim Liquid yang akhirnya berhasil menyelesaikan pertandingan pada menit 41. Skor menjadi 1-1!

Game 3

Melihat pertandingan menuju babak terakhir, pastinya kedua tim akan mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka untuk dapat memenangkan pertandingan. Ternyata memang hal tersebut yang terjadi karena kill banyak sekali terjadi pada 10 menit pertama. Ketika AA mencapai level 6 dan Hero FV memiliki Ulti, Team Liquid melakukan smoke gank dengan 4 pemain kepada Sven di Bot Lane. Namun berkat Disruptor yang bermain dengan bagus saat menggunakan Static Storm + Kinetic Field combo tim IG mampu membalikan keadaan dengan berhasil membantai 4 pemain Team Liquid tanpa kehilangan Sven.

Meskipun begitu Lone Druid mampu unggul dalam Net Worth karena tidak mengalami gangguan berarti saat farming. Oleh karena itu tim IG memutuskan untuk melakukan smoke gank untuk membunuh Lone Druid, namun Team Liquid sudah mempersiapkan diri mengahadapi hal tersebut dan akhirnya masing-masing tim kehilangan 3 pemain saat war berlangsung. Setelah pertandingan berlangsung, akhirnya tim IG menjadi tim yang pertama berhasil mengklaim Aegis untuk pertama kalinya.

Dengan unggul lebih dari 10K Net Worth pada menit 30, tim IG terus mendikte permainan dari Team Liquid. Akhirnya tim IG mampu melakukan Team Wipe dengan hanya kehilaangan Sven dan berhasil mendapatkan Barrack pertama dan kedua pada menit 36. Setelah Net Worth semakin jauh hingga mencapai 30K Gold, akhirnya Team Liquid harus mengakui kekalahan mereka dan tim IG berhasil lolos ke babak berikutnya sedangkan Team Liquid harus berjuang di Lower Bracket dengan menghadapi Team Secret.

LIGAGAME ESPORTS
The First Full-Service Esports Agency in Indonesia

Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.


© 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved.

Follow Ligagame Esports

Update terus dengan berita esports dan gaming terbaru!