Respawn Entertainment bersama EA akhirnya mengungkap roadmap resmi Apex Legends Global Series (ALGS) Year 6. Setelah sukses menghadirkan juara dunia baru, Oblivion, di Sapporo pada Januari lalu, musim kompetisi terbaru ini menjanjikan lebih banyak turnamen internasional, lokasi baru, serta sejumlah perubahan regulasi penting.
Tahun keenam ALGS akan menjadi salah satu musim paling ambisius, dengan total hadiah mencapai US$7 juta dan jadwal turnamen LAN yang tersebar di berbagai negara.
Tim Oblivion sukses mencuri perhatian dunia setelah menjuarai ALGS Championship Year 5 di Sapporo, Jepang. Kemenangan tersebut menjadi cerita inspiratif, mengingat mereka juga lolos melalui Last Chance Qualifier.
Kini, ALGS bersiap membuka lembaran baru dengan mempertahankan format kompetisi utama, namun menambahkan beberapa peningkatan demi menjaga stabilitas dan kualitas persaingan.
Berikut adalah rangkuman kalender resmi ALGS Year 6 yang telah diumumkan:
1. Online Open (Preseason Qualifiers)
Turnamen pembuka musim yang sebelumnya dikenal sebagai Preseason Qualifiers akan tetap digelar secara online untuk menentukan tim-tim yang lolos ke Pro League.
2. Pro League Split 1
📅 5 April – 15 Juni 2026
Fase liga pertama akan mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai region dunia untuk memperebutkan tiket ke playoff internasional.
3. Split 1 Playoffs – Riyadh, Arab Saudi
📅 7 – 11 Juli 2026
🏟 Bagian dari Esports World Cup
Riyadh kembali dipercaya menjadi tuan rumah playoff pertama, menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat esports global.
4. Pro League Split 2
📅 22 Agustus – 4 Oktober 2026
Persaingan berlanjut di paruh kedua musim, menentukan tim-tim terakhir yang berpeluang lolos ke Championship.

5. Split 2 Playoffs – Las Vegas, Amerika Serikat
📅 29 Oktober – 1 November 2026
🏟 Orleans Arena
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ALGS akan menggelar turnamen LAN di Las Vegas, menambah daftar kota ikonik yang pernah menjadi tuan rumah.
6. Last Chance Qualifier (LCQ)
📅 20 – 22 November 2026
Turnamen krusial bagi tim yang masih mengejar tiket terakhir menuju Championship.
7. ALGS Championship – Sapporo, Jepang
📅 28 – 31 Januari 2027
Turnamen puncak akan kembali digelar di Jepang, negara yang kini semakin identik dengan kompetisi Apex Legends level dunia.

EA mengumumkan penambahan US$1 juta ke total prize pool tahunan, sehingga kini mencapai US$7 juta. Hal ini menunjukkan komitmen kuat publisher dalam menjaga ekosistem esports Apex Legends tetap kompetitif dan berkelanjutan.
Meski format utama tetap, ada beberapa penyesuaian signifikan:
1. Aturan Transfer Pemain Lebih Ketat
Mulai Year 6, pemain hanya boleh pindah tim setelah Match Day ke-6 di setiap Split. Tujuannya adalah:
2. Championship Points Lebih Selektif
Pemain wajib mengikuti minimal 12 pertandingan Pro League agar Championship Points mereka dihitung untuk tim. Aturan ini menutup celah eksploitasi yang sebelumnya kerap dimanfaatkan beberapa organisasi.
3. Legend Ban Diperluas
Sistem larangan hero (legend bans) kini juga diterapkan pada level Challenger Circuit, memperketat persaingan di tier semi-profesional.
Dengan jadwal yang semakin padat, hadiah lebih besar, dan aturan yang lebih tegas, ALGS Year 6 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling kompetitif sepanjang sejarah Apex Legends.
Baik pemain profesional maupun fans kini bisa mulai menyiapkan diri — entah itu untuk mengejar tiket LAN, mengikuti Open Qualifier, atau sekadar menikmati pertarungan tim-tim terbaik dunia di panggung internasional.

Ikuti terus info terbaru seputar Apex Legends di Ligagame! Jangan lupa kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!
Baca selanjutnya:
Update Apex Legends Januari 2026: Octane, Crypto, dan Newcastle Berubah Drastis
Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia.